Bupati Bekasi Meninggal Akibat Covid-19, Wakil Ketua DPRD: Duka Mendalam Bagi Kami

Senin, 12 Juli 2021 - 04:28 WIB
loading...
Bupati Bekasi Meninggal...
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja semasa hidup. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ucapan belasungkawa atas meninggalnya Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat termasuk dari kalangan DPRD Kabupaten Bekasi.

Salah satunya Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Nyumarno. "Teriring doa terbaik untuk almarhum. Ini merupakan duka mendalam bagi kami segenap masyarakat Kabupaten Bekasi," kata dia. Baca juga: Tidak Dapat Ruang ICU di Bekasi, Bupati Eka Supria Atmaja Meninggal di Tangerang

Hal senada disampaikan Ketua GP Anshor Kabupaten Bekasi, Himawan Abror mengaku kaget dengan kabar meninggalnya bupati. "Ya Allah Pak Bupati, selamat jalan Bang Eka, semoga husnul khotimah. Amin," kata dia.

Seperti diketahui, Bupati Eka pertama kali didiagnosa mengalami demam berdarah. Namun, setelah menjalani tes usap PCR pada Kamis, 1 Juli 2021, hasilnya positif. Bupati Eka sempat menjalani isolasi, tapi kondisinya menurun sehingga dirujuk ke RS Siloam Kelapa Dua Tangerang, Minggu, 4 Juli 2021 pagi. Baca juga: Profile Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja yang Meninggal Akibat Covid-19

Hanya saja, setelah menjalani perawatan delapan hari, Tuhan berkehendak lain. Bupati Eka menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 48 tahun. “(Informasi) awal saya terima dari keluarga kemudian dari ajudan yang selama ini mendampingi beliau di rumah sakit. Informasi detailnya masih belum diketahui namun beliau dikabarkan meninggal pukul setengah 10," kata Kepala Sub Bagian (Kassubag) Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Rhamdan Nurul Ikhsan.

Berdasarkan informasi dari tim medis dan Dinas Kesehatan, kata Rhamdan, Bupati Eka langsung menjalani perawatan di ICU setelah dibawa ke rumah sakit. Bupati Eka memiliki riwayat penyakit sehingga perlu penanganan medis di rumah sakit. Hanya saja, karena ruangan di Kabupaten Bekasi penuh, beliau terpaksa dibawa ke Tangerang. "Keterangan dari dinkes, Beliau trombositnya sempat turun, kemudian ada sesak nafas dan komorbid makanya harus dibawa ke ICU, waktu itu penuh semua di Bekasi kemudian adanya ke Tangerang. Kemudian setelah dirawat, kondisi beliau mulai stabil namun kadang turun naik," ucap dia.

Rhamdan mengatakan, terkait pemakaman Bupati Bekasi masih belum dipastikan. Pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk pengurusan lebih lanjut. "Mohon doanya untuk seluruh warga Kabupaten Bekasi, semoga almarhum husnul khotimah, diampuni semua dosa-dosanya, dilapangkan kuburnya, ditempatkan di surga-Nya, di surga Firdaus. Mohon doanya dari seluruh warga," ucap dia.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama di Tahun 2023,...
Pertama di Tahun 2023, Balita Singapura Meninggal Akibat Covid-19
Jokowi: Indonesia Salah...
Jokowi: Indonesia Salah Satu Negara Terbaik Atasi Covid-19 dan Dampak Ekonominya
Ahli Epidemiologi Lihat...
Ahli Epidemiologi Lihat Indonesia Sudah Siap Akhiri Darurat Covid-19
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Vaksinasi Covid-19 Anak...
Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6 Bulan-11 Tahun Mulai Maret 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved