PWNU Dorong Pemprov DKI Beri Insentif untuk Nakes dan Tukang Gali Kubur Covid-19
Sabtu, 10 Juli 2021 - 15:08 WIB
loading...
Tenaga kesehatan Covid-19. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI mendesak Pemprov DKI berikan tambahan insentif untuk tenaga kesehatan (nakes). Sebab, mereka merupakan garda terdepan dapan dalan penanganan pandemi Covid-19 .
Menurut Bendahara PWNU DKI Jakarta Mohamad Taufik, risiko yang dihadapi nakes sangat besar dalam menjalankan tugasnya. Potensi terpapar Covid-19 sangat tinggi, sehingga sudah sepantasnya ada penambahan insentif untuk nakes. Baca juga: Terpapar COVID-19, RSUD Kabupaten Bekasi Butuh Tambahan Tenaga Kesehatan
"Penambahan insentif bentuk terima kasih Pemprov DKI ke nakes. Mereka pahlawan. Kasus terus naik. Jadi, harus ada apresiasi. Kami PWNU DKI, akan berkirim surat ke Pemprov DKI agar ada penambahan insentif untuk nakes," beber Taufik dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/7/2021).
Taufik yang juga Wakil Ketua DPRD DKI ini menilai, penambahan insentif untuk nakes akan berikan dampak yang positif. Artinya, mereka tidak memikirkan pendapatan sampingan untuk keluarganya di rumah.
PWNU DKI, kata dia, tidak ingin nakes memikirkan kebutuhan di saat mereka berjuang mengurus pasien Covid-19. Sebab, krisis kesehatan akan berdampak pada seluruh sektor dan bisa mengakibatkan ekonomi runtuh.
Menurut Bendahara PWNU DKI Jakarta Mohamad Taufik, risiko yang dihadapi nakes sangat besar dalam menjalankan tugasnya. Potensi terpapar Covid-19 sangat tinggi, sehingga sudah sepantasnya ada penambahan insentif untuk nakes. Baca juga: Terpapar COVID-19, RSUD Kabupaten Bekasi Butuh Tambahan Tenaga Kesehatan
"Penambahan insentif bentuk terima kasih Pemprov DKI ke nakes. Mereka pahlawan. Kasus terus naik. Jadi, harus ada apresiasi. Kami PWNU DKI, akan berkirim surat ke Pemprov DKI agar ada penambahan insentif untuk nakes," beber Taufik dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/7/2021).
Taufik yang juga Wakil Ketua DPRD DKI ini menilai, penambahan insentif untuk nakes akan berikan dampak yang positif. Artinya, mereka tidak memikirkan pendapatan sampingan untuk keluarganya di rumah.
PWNU DKI, kata dia, tidak ingin nakes memikirkan kebutuhan di saat mereka berjuang mengurus pasien Covid-19. Sebab, krisis kesehatan akan berdampak pada seluruh sektor dan bisa mengakibatkan ekonomi runtuh.
Lihat Juga :