Pusing Habis Ditagih Debt Collector, Pria Ini Mengamuk Banting Motor di Pos Penyekatan PPKM Darurat

Senin, 05 Juli 2021 - 17:02 WIB
loading...
Pusing Habis Ditagih...
Pemotor yang tidak terima dilarang melintas di Pos Penyekatan PPKM Darurat mengamuk dan membanting sepeda motornya di hadapan petugas. Foto: SINDOOnews/Hasan Kurniawan
A A A
TANGERANG SELATAN - Memasuki hari ketiga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, beragam reaksi datang dari masyarakat. Seperti terjadi di Pos Penyekatan Jalan Bintaro, Sektor 3, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, terjadi keributan antara warga dan petugas.

Pemotor yang tidak terima dilarang melintas di Pos Penyekatan PPKM Darurat mengamuk dan membanting sepeda motornya di hadapan petugas. Pria yang diketahui bernama Ananta itu juga membanting helmnya.

Baca juga: Polisi Jamin Tidak Ada yang Lolos dari Penyekatan, Karyawan Dipaksa WFO Bisa Lapor ke 110

"Saya mau lewat masa enggak boleh. Sialan PPKM," ujar Ananta tampak emosional, di hadapan petugas, Senin (5/7/2021) sore.

Aksi emosional pengendara motor ini kontan disambut santai petugas gabungan dari TNI/Polri yang ada di lokasi. Mereka mendekati warga yang mengamuk itu dan menenangkannya ke pinggir jalan.

Dari pemeriksaan petugas, Ananta diketahui bukan pengendara/warga yang dikecualikan untuk boleh melewati pos penyekatan. Dia bukan karyawan dalam sektor esensial dan kritikal yang masuk pengecualian PPKM Darurat. Dia mengaku hanya warga biasa yang mau pulang ke Jakarta.

Baca juga: Tempat Spa dan Karaoke Langgar PPKM Darurat, 15 Orang Digelandang ke Polda Metro

"Sekarang tunjukkan ke saya, harus lewat mana? Saya mau pulang. Saya orang Jakarta, enggak tahu jalan sini. Tunjukkan lewat mana, Pak," katanya emosi.



Setelah berhasil ditenangkan, Ananta pun meminta maaf kepada petugas yang dibentaknya. Dia mengaku emosional karena habis ditagih utang oleh debt collector, sehingga nekat membanting sepeda motornya.

"Tadi siang saya sudah ditagih sama debt collector, katanya saya enggak mau bayar utang. Sekarang, mau lewat saja enggak boleh. Saya mau ke Rasuna Said," tukasnya.

Meski demikian, Ananta akhirnya pasrah dan memilih untuk mengambil jalan pintas. Motor yang dibantingnya pun akhirnya mogok. Namun bisa kembali menyala setelah didorong secara manual.

Sementara itu, petugas di lokasi masih belum bisa dimintai keterangan karena masih sibuk mengurus lalu lintas. Adapun sekitar pukul 16.20 WIB, penyekatan mulai dibuka.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GEBRAK Perkuat Edukasi...
GEBRAK Perkuat Edukasi Produk Tembakau Alternatif
KPK Sita 6 Apartemen...
KPK Sita 6 Apartemen di Tangsel Diduga Milik Mantan Dirut PT Taspen
PDIP Tangsel Gelar Mimbar...
PDIP Tangsel Gelar Mimbar Demokrasi dan Cap Jempol Darah demi Megawati Soekarnoputri
Rekomendasi
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Hasil Prancis vs Senegal:...
Hasil Prancis vs Senegal: Skor 3-1, Dendam 2002 Lunas
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Berita Terkini
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved