Tawuran di Baladewa Johar Baru, Netizen: Bahan Masuk Kata Orang Dulu
Minggu, 04 Juli 2021 - 01:59 WIB
loading...
Puluhan remaja terlibat aksi tawuran di Jalan Baladewa Kiri, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu 3 Juli 2021. Foto: Merekamjakarta
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah tengah berjuang untuk melawan penyebaran virus Covid-19 , agar bangsa ini kembali normal. Namun, di tengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)Darurat puluhan remaja malah melakukan tawuran di pusat Ibu Kota.
Tawuran itu pecah di Jalan Baladewa Kiri, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu 3 Juli 2021. Berdasarkan video yang di-unggah akun Instagram MerekamJakarta, melibatkan puluhan remaja.
“Tawuran terjadi di Jalan Baladewa Kiri dekat Flyover Galur, Tanah Tinggi, Johar Baru Jakarta Pusat pada Sabtu (3/7/2021) sekitar pukul 04.00 WIB,” tulis akun Instagram MerekamJakarta.
Berdasarkan rekaman video yang di-unggah itu, puluhan remaja itu melakukan penyerangan dan memprovokasi. “Dari video yang berhasil direkam salah satu pengguna jalan, terlihat puluhan remaja tersebut melakukan aksi penyerangan sambil memprovokasi,” tulis caption dalam video itu.
Tidak hanya itu, suara bising kelakson dan petasan juga terjadi di sekitar lokasi. Karena, aksi tawuran ini mengganggu para pengguna jalan. Baca juga: Pelaku Tawuran Sentiong yang Ditangkap Polisi Positif Ampethamine
“Terlihat beberapa remaja yang memegang sebuah benda yang diduga merupakan senjata untuk melakukan penyerangan,” tulisnya kembali.
Puluhan remaja itu mulai membubarkan diri saat suara kembang api ditembakkan kea rah pada pelaku penyerangan.
Tawuran itu pecah di Jalan Baladewa Kiri, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu 3 Juli 2021. Berdasarkan video yang di-unggah akun Instagram MerekamJakarta, melibatkan puluhan remaja.
“Tawuran terjadi di Jalan Baladewa Kiri dekat Flyover Galur, Tanah Tinggi, Johar Baru Jakarta Pusat pada Sabtu (3/7/2021) sekitar pukul 04.00 WIB,” tulis akun Instagram MerekamJakarta.
Berdasarkan rekaman video yang di-unggah itu, puluhan remaja itu melakukan penyerangan dan memprovokasi. “Dari video yang berhasil direkam salah satu pengguna jalan, terlihat puluhan remaja tersebut melakukan aksi penyerangan sambil memprovokasi,” tulis caption dalam video itu.
Tidak hanya itu, suara bising kelakson dan petasan juga terjadi di sekitar lokasi. Karena, aksi tawuran ini mengganggu para pengguna jalan. Baca juga: Pelaku Tawuran Sentiong yang Ditangkap Polisi Positif Ampethamine
“Terlihat beberapa remaja yang memegang sebuah benda yang diduga merupakan senjata untuk melakukan penyerangan,” tulisnya kembali.
Puluhan remaja itu mulai membubarkan diri saat suara kembang api ditembakkan kea rah pada pelaku penyerangan.
Lihat Juga :