Anggota DPRD Maros Protes PPDB Sistem Zonasi

Jum'at, 25 Juni 2021 - 15:39 WIB
loading...
Anggota DPRD Maros Protes...
Anggota DPRD Maros memprotes kebijakan PPDB sistem zonasi. Foto: SINDOnews/Ilustrasi
A A A
MAROS - Anggota DPRD Kabupaten Maros , Hasmin Badoa memprotes kebijakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) berbasis zonasi, yang sementara ini berlangsung. Sebab, sistem ini dinilainya mengancam anak usia sekolah tidak terakomodir di sekolah negeri terdekat.

Salah satu contohnya kata Hasmin, terjadi terhadap anak usia sekolah di Desa Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe. Mereka terancam tidak diakomodir di sekolah negeri yang jaraknya dekat dengan pemukiman warga. Itu karena sekolah negeri terdekat dari Moncongloe Lappara, bagian dari Kota Makassar.

Baca juga:2 Hari PPDB di Makassar Berjalan, Disdik Catat 20 Keluhan Wali Siswa

"Untuk desa Moncongloe Lappara memang belum ada sekolah setingkat SMP. Padahal di sana banyak pemukiman warga. Sekolah terdekat dari Moncongloe Lappara ada di Makassar. Anak-anak kita tentu sulit bersaing dengan warga Makassar. Karena Pemkot Makassar pasti lebih mengutamakan warganya sendiri untuk belajar di sekolah itu," jelas Hasmin, Jumat (25/6).

Sementara sekolah terdekat dari Desa Moncongloe Lappara yang padat penduduk itu kata Hasmin, berada di Desa Moncongloe, yang jaraknya sekitar tujuh kilometer.

"Ini tentu bisa menjadi perhatian pemerintah untuk lebih memperhatikan pendidikan masyarakat. Karena kasihan kalau keinginan mereka untuk bersekolah di sekolah negeri harus terhalang oleh zonasi," sebutnya.

Dia berharap, tahun ini, Pemkab Maros bisa membangun gedung sekolah di Desa Moncongloe Lappara. Mengingat saat ini Moncongloe Lappara merupakan salah satu daerah yang padat penduduk, dikarenakan lokasi itu merupakan lokasi perumahan.

Baca juga:Server PPDB di Makassar Diharap Tak Lagi Bermasalah

"Kami sudah membahas ini kepada Bupati Maros. Tinggal bagaimana Pemda Maros dan Disdik menanggapi usulan kami ini. Kalau kami sendiri yang berasal dari Dapil sana tentu berharap akan dibangunkan sekolah yang baru," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Maros, Takdir yang dihubungi menuturkan, keinginan DPRD tersebut telah diakomidir Pemkab Maros . Bahkan kata dia, saat ini pemerintah daerah telah menyurat ke Dirjen Pendidikan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk permohonan pembangunan gedung sekolah.

Takdir mengakui, di Desa Moncongloe Lappara memang sangat membutuhkan pembangunan sekolah. Mengingat daerah tersebut merupakan wilayah padat pemukiman.

Baca juga:Polisi Bubarkan Kegiatan Pendaftaran Siswa Baru di Limbung

"Kita sudah menyurat ke Dirjen Pendidikan terkait hal tersebut. Mereka menyambut baik. Tapi untuk pembangunan sekolah, persyaratan utamanya adalah ketersediaan lahan untuk bangunan sekolah. Dan kita sudah memiliki itu semua," jelasnya.

Takdir menambahkan, pembangunan sekolah di Moncongloe Lappara baru akan dimulai tahun 2022. Jadi kemungkinan, di wilayah Moncongloe Lappara baru akan memiliki sekolah baru pada tahun 2023.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cagub Jabar Dedi Mulyadi...
Cagub Jabar Dedi Mulyadi Janji Akan Hapus Sistem Zonasi PPDB
Marak Kecurangan, Bey...
Marak Kecurangan, Bey Akan Laporkan Evaluasi PPDB Jabar 2024 ke Mendikbudristek
27 SMP Negeri di Cirebon...
27 SMP Negeri di Cirebon Kekurangan Siswa, 1.121 Kursi Masih Kosong
Miris! Cuma 1 Siswa...
Miris! Cuma 1 Siswa yang Daftar di SD Negeri Sumberaji 1 Jombang
Domisili Tak Sesuai...
Domisili Tak Sesuai KK, Ratusan Siswa Didiskualifikasi dari PPDB Jabar 2024 Jalur Zonasi
Tahap I Diumumkan, Ini...
Tahap I Diumumkan, Ini Aturan Jalur Zonasi PPDB Jabar 2024
Jalur Pendaftaran dan...
Jalur Pendaftaran dan Jadwal Penting SPMB Jawa Timur 2026
PPDB Sekolah Garuda...
PPDB Sekolah Garuda 2026 Dibuka Februari, Cek Syarat, Dokumen, dan Jadwal Lengkapnya
Dugaan Pungli di Madrasah,...
Dugaan Pungli di Madrasah, Selly PDIP Desak Audit Menyeluruh
Rekomendasi
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Berita Terkini
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved