Pemkab Bogor Gerak Cepat Bangun 23 Jembatan di Tengah Pandemi Covid-19
Rabu, 23 Juni 2021 - 22:08 WIB
loading...
Bupati Bogor Ade Yasin.Foto/SINDOnews/Dok
A
A
A
BOGOR - Bupati Bogor Ade Yasin meresmikan pembangunan Jembatan Nusa II Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Rabu (23/6/2021). Jembatan di atas Sungai Ciliwung ini menghubungkan Desa Cipayung Girang Kecamatan Megamendung dengan Desa Kopo Kecamatan Cisarua.
Ade mengatakan, ini adalah gerak cepat (Gercep) Pemkab Bogor menanggapi aspirasi masyarakat.“Dinas PUPR sudah gercep merespons aspirasi masyarakat, kalau saya kan hanya memberikan perintah untuk gerak cepat, tetap yang melaksanakannya adalah Dinas PUPR. Ini adalah wujud tekad dan komitmen pemerintah dalam melayani masyarakat, meski di tengah pandemi kami tetap membangun,” kata Ade Yasin.
Ade menjelaskan, jembatan ini terputus akibat banjir. Pembangunan jembatan ini tentunya harus cepat dilaksanakan karena kalau dibiarkan akan tergerus oleh aliran sungai.
“Jembatan yang menjadi akses masyarakat ini sangat penting, demi menunjang kegiatan perekonomian dan transportasi. Kalau yang tadinya hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua kini bisa dilalui kendaraan roda empat,” ujar Ade.
Ade Yasin berpesan kepada Camat dan para Kepala Desa serta masyarakat khususnya warga Desa Cipayung Girang Kecamatan Megamendung dan Desa Kopo Kecamatan Cisarua, agar mensyukuri keberadaan jembatan ini, dengan merawat sebaik-baiknya.
Jangan sampai dilalui kendaraan dengan melebihi kapasitas sehingga jembatan ini cepat rusak. Semoga jembatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, Ade Yasin menuturkan, selama tahun 2020 Pemkab. Bogor telah sukses membangun 23 jembatan.
"Dalam rangka menunjang perekonomian dan kemudahan akses jalan masyarakat, Alhamdulillah kami telah berhasil membangun 23 jembatan. Sebanyak 17 jembatan dibangun oleh Dinas PUPR dan 6 jembatan rawan yang dibangun oleh DPKPP," kata Ade Yasin.
Ade mengatakan, ini adalah gerak cepat (Gercep) Pemkab Bogor menanggapi aspirasi masyarakat.“Dinas PUPR sudah gercep merespons aspirasi masyarakat, kalau saya kan hanya memberikan perintah untuk gerak cepat, tetap yang melaksanakannya adalah Dinas PUPR. Ini adalah wujud tekad dan komitmen pemerintah dalam melayani masyarakat, meski di tengah pandemi kami tetap membangun,” kata Ade Yasin.
Ade menjelaskan, jembatan ini terputus akibat banjir. Pembangunan jembatan ini tentunya harus cepat dilaksanakan karena kalau dibiarkan akan tergerus oleh aliran sungai.
“Jembatan yang menjadi akses masyarakat ini sangat penting, demi menunjang kegiatan perekonomian dan transportasi. Kalau yang tadinya hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua kini bisa dilalui kendaraan roda empat,” ujar Ade.
Ade Yasin berpesan kepada Camat dan para Kepala Desa serta masyarakat khususnya warga Desa Cipayung Girang Kecamatan Megamendung dan Desa Kopo Kecamatan Cisarua, agar mensyukuri keberadaan jembatan ini, dengan merawat sebaik-baiknya.
Jangan sampai dilalui kendaraan dengan melebihi kapasitas sehingga jembatan ini cepat rusak. Semoga jembatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, Ade Yasin menuturkan, selama tahun 2020 Pemkab. Bogor telah sukses membangun 23 jembatan.
"Dalam rangka menunjang perekonomian dan kemudahan akses jalan masyarakat, Alhamdulillah kami telah berhasil membangun 23 jembatan. Sebanyak 17 jembatan dibangun oleh Dinas PUPR dan 6 jembatan rawan yang dibangun oleh DPKPP," kata Ade Yasin.
Lihat Juga :