Mahasiswa KKN Unhas Diminta Ajak Masyarakat Donor Darah
Rabu, 23 Juni 2021 - 16:20 WIB
loading...
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan memberikan sambutan pada pelepasan mahasiswa KKN Unhas, Rabu (23/6). Foto: SINDOnews/Herni Amir
A
A
A
GOWA - Bupati Gowa , Adnan Purichta Ichsan hadir memberikan sambutan pada pelepasan mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) gelombang 106, Rabu (23/6/2021). Adnan memberikan sambutannya secara virtual.
Dalam kesempatan itu, Adnan yang juga Ketua PMI Sulsel ini meminta mahasiswa KKN Unhas mengajak masyarakat untuk mendonorkan darahnya. Sebab, walaupun masa pandemi Covid-19 permintaan darah tidak pernah berkurang.
Baca juga:PMI Sulsel Akan Bantu Sterilisasi Sekolah Jelang Pembelajaran Tatap Muka
"Banyak kondisi yang membuat seseorang membutuhkan transfusi darah. Mulai dari kehilangan banyak darah akibat cedera atau prosedur bedah, pengidap thalassemia, demam berdarah, hingga mereka yang tidak dapat memproduksi darah dengan benar," jelasnya.
Adnan menjelaskan pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini berpengaruh pada sejumlah sektor. Bukan hanya pada sektor ekonomi, namun juga pada ketersediaan darah di PMI.
Baca juga:Bank Sulselbar Serahkan Bantuan Ambulans ke PMI Sulsel
PMI Sulsel kata Adnan, siap mendukung dan memfasilitasi kegiatan donor darah yang nantinya dilaksanakan mahasiswa KKN Unhas. Dirinya juga menginstruksikan kepada seluruh PMI di Sulsel untuk memfasilitasi mahasiswa KKN Unhas.
"Selaku Ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan akan segera menyampaikan kepada Ketua PMI kabupaten/kota se Sulawesi Selatan untuk membantu dan memfasilitasi kegiatan donor darah yang akan dilaksanakan oleh KKN UNHAS di manapun ditempatkan di wilayah Sulawesi Selatan," tandasnya.
Baca juga:Gandeng OKP, PMI Sulsel Akan Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Masjid
Selain itu, orang nomor satu di Gowa ini juga meminta seluruh mahasiswa KKN Unhas menjadi agen perubahan dan membantu pemerintah setempat mencari solusi kreatif dalam upaya membantu pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini.
KKN Gelombang 106 Unhas tahun ini diikuti 4.750 mahasiswa yang didampingi oleh 145 dosen. Mereka akan ditempatkan di tiga wilayah yakni Provinsi Sulsel, Kota Makassar dan 22 provinsi luar Sulsel. Mereka diminta tetap menerapkan protokol kesehatan di lokasi KKN.
Dalam kesempatan itu, Adnan yang juga Ketua PMI Sulsel ini meminta mahasiswa KKN Unhas mengajak masyarakat untuk mendonorkan darahnya. Sebab, walaupun masa pandemi Covid-19 permintaan darah tidak pernah berkurang.
Baca juga:PMI Sulsel Akan Bantu Sterilisasi Sekolah Jelang Pembelajaran Tatap Muka
"Banyak kondisi yang membuat seseorang membutuhkan transfusi darah. Mulai dari kehilangan banyak darah akibat cedera atau prosedur bedah, pengidap thalassemia, demam berdarah, hingga mereka yang tidak dapat memproduksi darah dengan benar," jelasnya.
Adnan menjelaskan pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini berpengaruh pada sejumlah sektor. Bukan hanya pada sektor ekonomi, namun juga pada ketersediaan darah di PMI.
Baca juga:Bank Sulselbar Serahkan Bantuan Ambulans ke PMI Sulsel
PMI Sulsel kata Adnan, siap mendukung dan memfasilitasi kegiatan donor darah yang nantinya dilaksanakan mahasiswa KKN Unhas. Dirinya juga menginstruksikan kepada seluruh PMI di Sulsel untuk memfasilitasi mahasiswa KKN Unhas.
"Selaku Ketua PMI Provinsi Sulawesi Selatan akan segera menyampaikan kepada Ketua PMI kabupaten/kota se Sulawesi Selatan untuk membantu dan memfasilitasi kegiatan donor darah yang akan dilaksanakan oleh KKN UNHAS di manapun ditempatkan di wilayah Sulawesi Selatan," tandasnya.
Baca juga:Gandeng OKP, PMI Sulsel Akan Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Masjid
Selain itu, orang nomor satu di Gowa ini juga meminta seluruh mahasiswa KKN Unhas menjadi agen perubahan dan membantu pemerintah setempat mencari solusi kreatif dalam upaya membantu pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini.
KKN Gelombang 106 Unhas tahun ini diikuti 4.750 mahasiswa yang didampingi oleh 145 dosen. Mereka akan ditempatkan di tiga wilayah yakni Provinsi Sulsel, Kota Makassar dan 22 provinsi luar Sulsel. Mereka diminta tetap menerapkan protokol kesehatan di lokasi KKN.
(luq)
Lihat Juga :