Kasus Kematian Covid-19 di Tangerang Naik Dibandingkan Tahun 2020

Rabu, 23 Juni 2021 - 15:18 WIB
loading...
Kasus Kematian Covid-19...
Pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Kabupaten Tangerang diketahui meningkat pada tahun ini.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
TANGERANG - Pasien meninggal dunia akibat Covid-19 di Kabupaten Tangerang diketahui meningkat setelah adanya lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi sejak minggu lalu. Tercatat ada belasan pasien Covid-19 yang dimakamkan di pemakaman khusus Covid-19 TPU Buni Ayu, Sukamulya, Kabupatan Tangerang.

"Selain kasus positifnya yang meningkat, kasus meninggal dunia pun meningkat. Sebelum Lebaran kita hanya memakamkan 1 hingga 2 jenazah saja, itu pun tidak setiap hari. Tapi, saat ini melonjak cukup tinggi hingga 16 jenazah per harinya," ungkap Kepala Bidang Pemakaman, Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pemakaman (DPPP) Kabupaten Tangerang, Dadan Darmawan, Rabu (23/6/2021).

Tren peningkatan kasus Covid-19 saat ini juga dinilai cukup tinggi, dibandingkan pada saat awal munculnya kasus di tahun 2020 dan awal tahun 2021. Bahkan di awal tahun 2021 kasus kematian Covid-19 masih berkisar di angka 5, namun saat ini sudah mencapai belasan kasus perhari.

"Saat tahun 2020 pas awal virus itu muncul, paling banyak kita makamkan 5 jenazah. Kemudian awal-awal tahun 2021, sekitar segitu juga (5 jenazah) tapi saat ini malah meningkat, itu yang membuat kami sedih," ujarnya. Baca: Suntik Vaksin Corona Vac, Wajah Pria di Pondok Aren Bengkak dan Mengeluarkan Cairan

Sementara untuk ketersediaan lahan di TPU Buni Ayu masih cukup luas. Dimana pemerintah menyediakan sekitar 60 hektare khusus korban Covid-19. Namun, dari 1.000 petak yang disediakan sudah terisi sebanyak 689 petak dan dengan adanya peningkatan kasus kematian tentu petak yang terisi akan semakin bertambah.

"Kita sediakan 1.000 keterisian 689 jenazah atau lubang. Nantinya kalau sudah penuh, kami akan menambah lagi di lahan yang masih tersedia,"

Sementara, untuk Alat Pelindung Diri (APD) bagi para petugas pemakaman pun hingga kini masih tercukupi.
"APD untuk petugas masih tercukupi, dan mudah-mudahan juga angkanya tidak terus naik dan semua bisa menjaga protokol kesehatan dengan disiplin," ungkapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved