Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Pencairan Gaji 13, ASN di Maros Ramai-ramai Ikut Vaksin
Selasa, 22 Juni 2021 - 15:20 WIB
loading...
ASN di Pemkab Maros mengikuti vaksinasi Covid-19, Selasa (22/6). Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Ratusan aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Maros berbondong-bondong mengikuti vaksinasi Covid-19 di Gedung Serba Guna, Selasa (22/6). Hal ini lantaran Pemkab Maros memprioritaskan pencairan gaji 13 bagi ASN yang sudah divaksin.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan, pihaknya sengaja mengambil langkah ini untuk memberikan kesempatan kepada ASN mengambil peran memutus mata rantai Covid-19 .
Baca juga:Gaji ke-13 Ribuan ASN di Kabupaten Gowa Mulai Dicairkan
"ASN ini kan harusnya memang jadi contoh bagi masyarakat. Nah makanya kami mengeluarkan edaran untuk tidak memberikan gaji ke 13 bagi ASN yang belum vaksin. Makanya membludak begitu. Tapi kami sudah perintahkan untuk ditertibkan," kata Chaidir Syam, Selasa (22/6).
Sejak pemerintah gencar melakukan vaksin ke masyarakat kata Chaidir, ASN yang seharusnya menjadi prioritas justru tidak optimal. Tercatat, dari sekitar tujuh ribu ASN di Maros, hanya ada sekitar 30 persen saja yang telah divaksin, baik dosis pertama dan kedua.
Baca juga:Pembayaran Gaji 13 ASN Lingkup Pemkab Bantaeng Tunggu SPM
"Memang sangat jauh dari harapan, makanya kita ambil tindakan tegas begitu. Nah ini laporannya baru ada sekitar 30 persen ASN yang ikut vaksin. Harusnya-kan sudah selesai semua," lanjutnya.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan, pihaknya sengaja mengambil langkah ini untuk memberikan kesempatan kepada ASN mengambil peran memutus mata rantai Covid-19 .
Baca juga:Gaji ke-13 Ribuan ASN di Kabupaten Gowa Mulai Dicairkan
"ASN ini kan harusnya memang jadi contoh bagi masyarakat. Nah makanya kami mengeluarkan edaran untuk tidak memberikan gaji ke 13 bagi ASN yang belum vaksin. Makanya membludak begitu. Tapi kami sudah perintahkan untuk ditertibkan," kata Chaidir Syam, Selasa (22/6).
Sejak pemerintah gencar melakukan vaksin ke masyarakat kata Chaidir, ASN yang seharusnya menjadi prioritas justru tidak optimal. Tercatat, dari sekitar tujuh ribu ASN di Maros, hanya ada sekitar 30 persen saja yang telah divaksin, baik dosis pertama dan kedua.
Baca juga:Pembayaran Gaji 13 ASN Lingkup Pemkab Bantaeng Tunggu SPM
"Memang sangat jauh dari harapan, makanya kita ambil tindakan tegas begitu. Nah ini laporannya baru ada sekitar 30 persen ASN yang ikut vaksin. Harusnya-kan sudah selesai semua," lanjutnya.
Lihat Juga :