Kapolda Metro Sebut Kondisi Jakarta Sedang Tidak Baik, Begini Tanggapan Pemprov DKI
Kamis, 17 Juni 2021 - 20:00 WIB
loading...
Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria menanggapi penyataan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang menyebut kondisi Jakarta saat ini sedang tidak baik. Foto: MNC Portal/Dominique Hilvy Febriani
A
A
A
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria menanggapi penyataan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang menyebut kondisi Jakarta saat ini sedang tidak baik. Pasalnya, pasien Covid-19 di DKI Jakarta terus melonjak beberapa hari terakhir.
"Ya, kasusnya memang tinggi, tapi semua masih dalam kendali, dalam kontrol, pengawasan," ujar Riza, Kamis (17/6/2021).
Baca juga: Kapolda Metro Jaya Nyatakan Kondisi Jakarta Sedang Tidak Baik
Menurut Riza, salah satu penyebab kasus positif Covid-19 melonjak di Jakarta adalah tes PCR yang tinggi hingga 9 kali lipat dari standar yang diminta WHO.
Riza juga mengungkapkan bahwa rasio angka kesembuhan masih tinggi dibanding angka kematian. "Angka kesembuhan juga masih baik yah, 93,8 persen, kematian 1,7 persen," ucap Riza.
Baca juga: Hari Ini 32 Jenazah Covid-19 Dimakamkan, Begini Penampakan Antrean Mobil Jenazah di Jakarta
Hari ini, jumlah kasus positif Covid-19 di Jakarta dilaporkan mengalami kenaikan drastis dengan angka mencapai 4.144 kasus.
Padahal, angka kasus positif beberapa waktu terakhir berada pada kisaran 1.000 – 2.000 kasus per hari.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, pada tanggal 17 Juni 2021, dilakukan tes PCR sebanyak 23.913 spesimen.
"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 16.499 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru, dengan hasil 4.144 positif dan 12.355 negatif," kata Dwi kepada wartawan, Kamis (17/6/2021).
"Ya, kasusnya memang tinggi, tapi semua masih dalam kendali, dalam kontrol, pengawasan," ujar Riza, Kamis (17/6/2021).
Baca juga: Kapolda Metro Jaya Nyatakan Kondisi Jakarta Sedang Tidak Baik
Menurut Riza, salah satu penyebab kasus positif Covid-19 melonjak di Jakarta adalah tes PCR yang tinggi hingga 9 kali lipat dari standar yang diminta WHO.
Riza juga mengungkapkan bahwa rasio angka kesembuhan masih tinggi dibanding angka kematian. "Angka kesembuhan juga masih baik yah, 93,8 persen, kematian 1,7 persen," ucap Riza.
Baca juga: Hari Ini 32 Jenazah Covid-19 Dimakamkan, Begini Penampakan Antrean Mobil Jenazah di Jakarta
Hari ini, jumlah kasus positif Covid-19 di Jakarta dilaporkan mengalami kenaikan drastis dengan angka mencapai 4.144 kasus.
Padahal, angka kasus positif beberapa waktu terakhir berada pada kisaran 1.000 – 2.000 kasus per hari.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, pada tanggal 17 Juni 2021, dilakukan tes PCR sebanyak 23.913 spesimen.
"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 16.499 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru, dengan hasil 4.144 positif dan 12.355 negatif," kata Dwi kepada wartawan, Kamis (17/6/2021).
(thm)
Lihat Juga :