Ini 2 Area Kekuasaan Kelompok Preman Pelabuhan Tanjung Priok

Kamis, 17 Juni 2021 - 17:12 WIB
loading...
Ini 2 Area Kekuasaan...
Kelompok preman yang beraksi di Pelabuhan Tanjung priok memiliki dua area kekuasaan yakni, area dalam dan luar pelabuhan.Foto/MPI/Ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya , Irjen Fadil Imran menyebutkan ada dua kelompok besar preman pungli di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok , Jakarta Utara. Pertama kelompok di dalam dan kedua kelompok di luar area Pelabuhan Tanjung Priok.

"Ada 2 kelompok besar pelaku pungli dan premanisme di pelabuhan. Pertama kelompok yang beroperasi di dalam wilayah pelayanan pelabuhan dan kedua klaster yang bermain di luar pelabuhan," kata Fadil pada wartawan, Kamis (17/6/2021).

Fadil mengatakan, pada kelompok pertama, polisi sudah merungkus 50 orang pelaku, yang mana telah diamankan pula oleh Polres Jakarta Utara beberapa waktu lalu. Sedangkan kelompok kedua diungkap Ditreskrimum Polda Metro Jaya dengan 24 orang pelaku terdiri dari 4 kelompok dengan modus badan usaha jasa pengamanan.

"Modusnya mengutip uang dengan dalih keamanan, faktanya mereka pemerasan pada perusahaan angkutan kontainer dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok. Jika tidak memberikan uang, akan terjadi gangguan di lapangan dalam bentuk asmoro atau banjing loncat," katanya.

Sedangkan kelompok kedua, menurut Fadil, melibatkan para pelaku tindak pidana lainnya, seperti bajing loncat, preman, dan asmoro lainnya untuk melakukan pencurian, perampsan, hingga pemerasan pada sopir truk. Baca: Modus Preman Pungli Tanjung Priok, Polisi: Ganggu Dulu Baru Tawarkan Jasa Pengamanan

Sebanyak 24 orang yang diamankan dari empat kelompok kedua kali ini. Mereka juga meraup untung hingga ratusan juta rupiah dari hasil setor ilegal perusahaan truk kontainer di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

"Kelompok Bad Boy berhasil menarik uang Rp9,1 juta dari 12 perusahaan dengan total armada 34 unit. Ada empat tersangka dari kelompok Bad Boy, termasuk pimpinan, staf, dan koordinator preman," jelasnya.

Lalu, enam tersangka ditangkap dari kelompok Haluan Jasa Prakasa yang telah mendapatkan keuntungan hingga Rp177 juta, yang mana mereka menarik pungli dari 141 perusahaan truk kontainer. Kemudian, kelompok Tanjung Raya Kemilau yang mengorganisir pungli 30 perusahaan kontainer dengan total armada mencapai 189 truk.

Kelompok Tanjung Raya Kemilau telah meraup keuntungan sebanyak Rp82 juta. Adapun total keuntungan yang didapat empat kelompok pelaku pungli di Pelabuhan Tanjung Priok mencapai Rp292,7 juta.

"Kelompok Sapta Jaya Abadi menarik pungli dari 41 perusahaan angkutan kontainer debgan total uang yang disita Rp 24,6 juta," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Rekomendasi
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved