BNPB: 9 Kecamatan di Bekasi Terdampak Banjir Akibat Hujan Intensitas Tinggi

Rabu, 16 Juni 2021 - 07:34 WIB
loading...
BNPB: 9 Kecamatan di...
BNPB menyatakan sembilan kecamatan di Kota Bekasi terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi.Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan sembilan kecamatan di Kota Bekasi terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi pada Selasa, 15 Juni 2021 sore. Ketinggian air mencapai 5 hingga 90 Cm.

BNPB mendapatkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi bahwa hujan intensitas tinggi terjadi pada Senin sore kemarin menyebabkan banjir pada sejumlah kecamatan di Kota Bekasi. Banjir ini dengan tinggi muka air (TMA) 5-90 cm.

Kecamatan yang terdampak antara lain, Kecamatan Mustika Jaya (Kelurahan Mustika Jaya), Kecamatan Pondok Gede (Kelurahan Jatimakmur), Kecamatan Rawa Lumbu (Kelurahan Pengasinan), Kecamatan Bekasi Selatan (Kelurahan Jaka Setia).

Selanjutnya Kecamatan Bekasi Timur, Kecamatan Bekasi Barat, Kecamatan Medan Satria, Kecamatan Bantar Gebang, Kecamatan Bekasi Utara. BPBD telah melakukan kaji cepat di lokasi kejadian dan assessment ke beberapa wilayah titik genangan. Baca: Diguyur Hujan Deras, Rawalumbu Bekasi Masih Terendam Banjir

Petugas juga melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir serta menyiagakan perahu untuk melakukan giat evakuasi di beberapa titik. Sampai saat ini, BPBD Kota Bekasi turut berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Barat terkait pendataan korban jiwa maupun kerugian material.

Sementara itu, berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kota Bekasi berpotensi mengalami hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada waktu siang atau sore hingga malam hari pada Rabu (16/6/2021) serta siang atau sore dan dini hari pada Kamis (17/6/2021).

Menurut indeks kajian risiko bencana yang dipantau melalui InaRisk, Kota Bekasi memiliki potensi bahaya banjir dalam kategori sedang hingga tinggi yang berdampak pada 12 kecamatan dengan cakupan luas wilayah 7.793 hektare.

Melihat potensi risiko bencana yang ada, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melakukan langkah antisipasi dengan mempersiapkan rencana kesiapsiagaan pada tingkat keluarga, RT/RW, hingga Kecamatan/Kelurahan serta pelestarian lingkungan dengan perawatan daerah resapan air, pembersihan saluran air, mempersiapkan tempat penampungan dan sebagainya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
Rekomendasi
Rossa Umumkan Asuh Anak...
Rossa Umumkan Asuh Anak Perempuan, Warganet Ikut Terharu
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Infografis
9 Madrasah Terbaik di...
9 Madrasah Terbaik di Indonesia 2025, Cek Sekolahmu Nomor Berapa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved