Bobol Toko Material, Pasutri di Kota Bogor Dibekuk Polisi

Senin, 14 Juni 2021 - 15:24 WIB
loading...
Bobol Toko Material,...
Komplotan pembobol toko material di Kota Bogor dibekuk polisi. Foto: MPI/Putra Ramadhani Astyawan
A A A
BOGOR - Pasangan suami istri ( Pasutri ) berinisial WH dan FS terlibat aksi pencurian toko bahan bangunan di Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor . Keduanya berhasil membobol brangkas dan mengambil barang lainnya dengan total kerugian sekitar Rp50 juta.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto mengatakan, pasutri itu beraksi bersama dua rekannya yang masih buron yakni OMA dan AA. Baca juga: Beraksi Seorang Diri, Kasus Pencurian Motor di Cakung Terekam CCTV

"Tersangka perempuan perannya menggambar terlebih dahulu, jadi menggambar situasi lokasinya yang bisa rekan-rekan mereka untuk masuk untuk melakukan pencurian," kata Dhoni kepada wartawan di Bogor, Senin (14/6/2021).

Setelah situasi tergambar, mereka masuk ke dalam toko dengan cara membobol atap dini hari. Di dalam toko, mereka menggasak brangkas dan beberapa barang elektronik seperti laptop dan tablet.

"Modusnya congkel lewat atap. Mereka melakukan pencurian lewat atap sekitar pukul 02.00 WIB dini hari sampai pukul 04.00 WIB dini hari. Karena di situ area toko, sempat dua toko sebenarnya yang dimasuki tetapi yang berhasil hanya satu toko saja," jelasnya.

Kemudian, barang-barang curian itu dijual kepada tiga penadah yang juha sudah diamankan yakni ES, EW dan HJ. Hasil penjualan digunakan oleh pasutri itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari juga membeli beberapa perhiasan hingga handphone.

"Uang hasil curian sempat mendapatkan uang sekitar Rp8 juta kemudian hasil kejahtan itu sekitar Rp5 jutaan jadi total sekitar Rp13 jutaan digunakan untuk kebutuhan pribadi mereka. Ada yang dibelikan perhiasan, handphone dan sebagainya," beber Dhoni.

Atas perbuatannya, tersangka WH dikenakan Pasal 363 Ayat 3, 4 dan 5 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Sedangkan, istrinya FS dan tiga pelaku penadahan dijerat dengan Pasal 480. Baca juga: Polisi Belum Terima Laporan Kasus Pencurian Ponsel di Cafe C-Code Coffee

"Kalau keterangan (pasutri) baru sekali, tapi untuk kelompoknya sudah beberapa kali ditempat-tempat, terutama toko yang ditinggal atau kosong," tutupnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Perang Iran, Pencurian...
Perang Iran, Pencurian BBM Marak di Eropa, AS dan Australia: Tangki Mobil Dibor Pencuri
Selebgram Curhat Ditetapkan...
Selebgram Curhat Ditetapkan Tersangka Gara-gara Bahas Kasus Pencurian di Medsos
Rekomendasi
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Berita Terkini
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved