Ibu Kota Masuk Fase Genting, Anies Imbau Masyarakat Taati Prokes Sepenuh Hati

Senin, 14 Juni 2021 - 05:25 WIB
loading...
Ibu Kota Masuk Fase...
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat apel di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Minggu (13/6/2021) tadi malam. Foto/Humas Pemprov DKI
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan kasus COVID-19 selama sepekan mengalami pelonjakkan 50%. Oleh karena itu, ia menyerukan bahwa Ibu Kota membutuhkan perhatian ekstra.

"Ibu Kota saat ini memerlukan perhatian ekstra. Bila makin tak terkendali, kita akan masuk fase genting, dan jika sampai terjadi maka kita harus ambil langkah drastis seperti bulan September tahun lalu dan Februari lalu. Kita tentu tidak mau itu berulang," ujar Anies saat apel di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Minggu (13/6/2021) kemarin malam. Baca juga: Kenaikan COVID-19 di Jakarta Signifikan, Anies: Kita Akan Masuk Fase Genting

Anies pun menegaskan untuk mencegah agar tidak berulang pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Maka itu, ia mengajak semua harus kerja sama, warga, pemerintah, penegak hukum.

"Masyarakat jalankan 3M, pemerintah jalankan 3T dan vaksinasi," tegasnya.

Kemudian, Anies mengimbau agar seluruh masyarakat mentaati protokol kesehatan (Prokes). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan aparat penegak hukum terus berupaya mendisiplinkan dan serta lakukan penindakan, penegakan aturan Prokes PPKM di seluruh wilayah DKI Jakarta.

"Mari jalankan ini sebaik-baiknya, jalankan sepenuh hati. Perjuangan lawan COVID-19 adalah pertempuran panjang. Kita tidak boleh lelah, karena virusnya tidak pernah lelah," ajak Anies.

Sebagai diketahui, lonjakan kasus COVID-19 di Ibu Kota tercatat pada 6 Juni 2021 sebanyak 11.500, sedangkan pada 13 Juni 2021 sebanyak 17.400. Dalam kurun waktu sepekan terjadi lonjakan sebesar 50%. Baca juga: Pimpin Apel Pendisiplinan PPKM, Anies: Ini Penanganan Pandemi Baru

Selain itu, angka positivity rate di Jakarta pun terjadi peningkatan. Pekan lalu tercatat 9%, sedangkan pada 13 Juni 2021 tercatat 17% atau 2.700 kasus baru.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Rekomendasi
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Ruben Onsu Resmi Daftarkan...
Ruben Onsu Resmi Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak, Sidang Perdana 15 Juli 2026
Mantan Wakil Kepala...
Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Tersangka Korupsi MBG
Berita Terkini
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Suasana Jelang Sidang...
Suasana Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa, TNI-Polri dan Rantis Brimob Bersiaga di PN Jaktim
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Infografis
UU DKJ Diteken Jokowi,...
UU DKJ Diteken Jokowi, Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved