DPRD Makassar Desak Evaluasi OPD karena Serapan Anggaran Lamban

Sabtu, 12 Juni 2021 - 08:00 WIB
loading...
DPRD Makassar Desak...
DPRD Makassar meminta agar OPD dievaluasi karena serapan anggarannya minim. Foto: Ilustrasi/sindonews
A A A
MAKASSAR - DPRD Kota Makassar mendesak Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto melakukan evaluasi terhadap OPD yang memiliki serapan anggaran rendah. Pasalnya, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi triwulan pertama, ada 30 OPD yang mendapat rapor merah. Serapannya rata-rata di bawah 8%.

Bahkan, dari seluruh OPD yang mendapatkan rapor merah sebagian besar adalah OPD yang mengelola anggaran besar. Seperti, Dinas Pekerjaan Umum (PU), dari Rp827,86 miliar anggaran yang dikelola baru sekitar Rp17,05 miliar yang terserap.

Baca Juga: DPRD Makassar Desak Toko Bintang Rampungkan Izin Andalalin

Begitu pun dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), baru Rp25 miliar anggaran yang terserap dari total anggaran Rp572 miliar. Termasuk Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dari Rp551 miliar anggaran, baru Rp4,6 miliar yang terserap.

Wakil Ketua DPRD Makassar , Andi Suhada Sappaile mengatakan OPD yang memiliki serapan anggaran rendah harus segera dievaluasi. Pemerintah kota diminta segera bertindak.

"Ini harus segera ditindaki dan dilaksanakan apa yang urgen serta dikondisikan di tengah pandemi virus korona ini," ujar dia.

Legislator PDIP itu meminta agar para OPD tidak terlena dengan adanya krisis pandemi Covid-19 sehingga ogah untuk bekerja cepat menjalankan semua rancangan kerja yang telah dibuat.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Makassar, William Laurin menegaskan akan menjadwalkan pemanggilan OPD yang serapan anggarannya cukup rendah untuk dievaluasi.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Makassar Bawa Bantuan Keluarga ke Penderita Gizi Buruk

Pemanggilan itu untuk mempertanyakan apa yang menjadi problem kenapa serapan anggarannya sangat rendah. "Kendalanya ada di mana. Ini harus jadi fokus utama kita nantinya," ucap dia.

Lambatnya serapan anggaran pada sejumlah , kata William, pada umumnya dibeberkan karena pandemi Covid-19 sehingga banyak kepala dinas beralasan kegiatan tak bisa dijalankan.

"Yang sifatnya mengumpulkan orang nyaris tak bisa dilakukan. Ada protokol kesehatan yang membatasi," tandas Willian.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
Serapan APBD Tertinggi...
Serapan APBD Tertinggi Nasional, Wakil Ketua DPRD Jabar: Perlu Peningkatan Pendapatan
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah...
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar
50 Anggota DPRD Makassar...
50 Anggota DPRD Makassar Resmi Dilantik, 26 Wajah Baru
Optimalkan Realisasi...
Optimalkan Realisasi APBD, Sekjen Kemendagri: Cermati Arahan Presiden
Spending Better
Spending Better
Masalah Klasik Penyerapan...
Masalah Klasik Penyerapan Anggaran Daerah
Rekomendasi
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved