Dibuka Hari Ini, Festival Topeng Internasional Bidik 20.000 Penonton

Jum'at, 11 Juni 2021 - 11:25 WIB
loading...
Dibuka Hari Ini, Festival...
Festival topeng tahunan International Mask Festival kembali digelar di Kota Solo pada 11-12 Juni 2021. Foto/Ist
A A A
SOLO - Festival topeng tahunan bertaraf internasional, International Mask Festival (IMF) akan digelar di Kota Solo pada 11-12 Juni 2021. Mengingat masih kondisi pandemi, IMF dilaksanakan secara hybrid yaitu daring dan luring.

Baca juga: Angkat Seni Budaya Lokal, Puluhan Penari Ikut Festival Tari Topeng

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Rizki Handayani menyebut IMF 2021 sebagai pagelaran seni pertunjukan untuk menggali kekayaan kesenian topeng di Indonesia dengan melibatkan seniman topeng dari mancanegara dalam panggung spektakuler.

Baca juga: Topeng Emas Berumur 3.000 Tahun Bikin Heboh Warganet China

Ajang yang dihelat sejak tahun 2014 ini mencoba menggali spirit kekuatan kebersamaan dalam kebhinekaan. Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat mengangkat seni topeng sebagai sarana menjalin hubungan kebudayaan antar bangsa.

Dibuka Hari Ini, Festival Topeng Internasional Bidik 20.000 Penonton

Festival topeng tahunan International Mask Festival kembali digelar di Kota Solo pada 11-12 Juni 2021. Foto/Ist

"IMF ini diharapkan tidak hanya menjadi daya tarik wisatawan lokal dan mancanegara, namun menciptakan semangat mencintai, melestarikan dan mengembangkan topeng sebagai warisan budaya. Selain itu, menjadi event budaya untuk menjalin dan meningkatkan hubungan diplomasi antara kota Solo dan kota lainnya di Indonesia, sekaligus antara Indonesia dan negara-negara lain," kata Rizki dalam keterangan tertulis, Jumat (11/6/2021).

Menurut dia, IMF 2021 ini unik karena selain digelar secara hybrid, juga terdapat penjualan produk kreatif UMKM Indonesia, kompetisi tari topeng melalui aplikasi TikTok, dan kuis. Harapannya, akan terjadi interaksi langsung antara penyelenggara dan penonton meskipun secara virtual.

"IMF 2020 yang digelar secara virtual mendapat lebih dari 10.000 viewers selama dua hari. Diharapkan IMF 2021 mencapai 20.000 viewers," tuturnya.

Chief Executive IMF 2021, Mimi Zulaikha menambahkan, untuk kegiatan luring, delegasi Indonesia akan tampil secara live dan ditonton oleh penonton terbatas di Ndalem Purwohamijayan, Solo. Sedangkan untuk event secara daring, delegasi Indonesia dan mancanegara menampilkan karya mereka melalui video pertunjukan.

Kedua jenis pertunjukkan tersebut ditayangkan secara live streaming pada kanal YouTube SIPA Festival pada hari Jumat dan Sabtu tanggal 11 dan 12 Juni 2021 dimulai pukul 15.00 WIB.

"IMF 2021 diawali dengan penayangan video pertunjukan delegasi Indonesia dan mancanegara yang tidak bisa hadir di lokasi. Penampilan live delegasi Indonesia dengan penonton terbatas dimulai pukul 19.30 WIB," bebernya.

Dia menjelaskan, delegasi mancanegara yang tampil kali ini berasal dari negara Filipina, Malaysia, Perancis, Republik Korea, dan Vietnam. Selain itu terdapat bintang tamu maestro topeng Indonesia, yaitu Wangi Indriya, Indramayu dan Dr. Martinus Miroto, M.F.A, Yogyakarta.

Adapun delegasi Indonesia berasal dari berbagai daerah di Tanah Air. Penonton live performance bisa mendapatkan tiket gratis melalui https://linktr.ee/InternationalMaskFest.

Untuk penjualan barang seni, sejumlah UMKM yang terlibat diantaranya Agus Suyono, Gunung Kidul; Bima Nugraha Yusuf, Ponorogo; Didik Budi Utomo, Ponorogo; Narimo, Sukoharjo; dan Sujiman, Gunung Kidul.

"Penjualan barang-barang seni juga diikuti oleh pembuat topeng manca negara yaitu Alaric Chagnard, Perancis dan Hideta Kitazawa, Jepang. Selain itu, IMO merupakan wadah silahturahmi seniman, kolektor, pengrajin, komunitas, sekaligus individu-individu pecinta topeng Indonesia. Bagi yang berminat menjadi bagian IMO bisa mendaftar melalui http://bit.ly/daftar-IMO," paparnya.

Sementara itu, Kemenparekraf mengapresiasi pelaksanaan Indonesia Mask Festival 2021 yang unik karena personalize, event tematik minat khusus namun disajikan dengan konsep entertainment yang bisa dinikmati kalangan luas.

Dengan demikian, meskipun mengatur pergerakan wisatawan dengan protokol CHSE (Cleanliness, Healthy, Safety and Environment Sustainability) yang ketat, event ini tetap mampu menggerakkan ekonomi kreatif secara luas.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenpar: Program Mudik...
Kemenpar: Program Mudik ke Jakarta Pemprov DKI Berdampak Positif bagi Pariwisata
Solo Kondusif, Penjagaan...
Solo Kondusif, Penjagaan di Rumah Jokowi Tampak Dilonggarkan
Demo Marak di Berbagai...
Demo Marak di Berbagai Daerah, Rumah Jokowi di Solo Dijaga Ketat Aparat
Uji Kompetensi Tari...
Uji Kompetensi Tari di Kota Batu Perkuat Seni Budaya sebagai Identitas Bangsa
Tampil di Porprov Jatim...
Tampil di Porprov Jatim IX 2025, Kampung Budaya Polowijen Gelar Audisi 300 Penari
Festival Solo Menari...
Festival Solo Menari 2025, Tumbuhkan Inovasi Seni Budaya dan Ekraf
Tari Jaipong dan Kisah...
Tari Jaipong dan Kisah yang Mengikat, Cerita di Balik Gemulai Indah Tarian
Kehadiran Bluebird Ajak...
Kehadiran Bluebird Ajak Masyarakat Jelajah Kota Solo Lebih Nyaman
MaiA Resmi Diluncurkan...
MaiA Resmi Diluncurkan Kemenpar: Era Baru Pariwisata Cerdas di Indonesia Dimulai
Rekomendasi
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Berita Terkini
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved