alexametrics

Emisi Karbon di Bumi Turun 17 Persen Selama Pandemi COVID-19

loading...
Emisi Karbon di Bumi Turun 17 Persen Selama Pandemi COVID-19
Penelitian terbaru mengungkap selama pandemi virus Corona emisi karbon berkurang signifikan. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Pandemi COVID-19 berimbas baik bagi bumi. Berkurangnya aktivitas manusia secara signifikan akibat karantina wilayah atau lockdown di banyak negara membuat alam kembali "segar".

Salah satu indikasinya adalah emisi CO2 atau karbondioksida yang turun drastis. Menurut penelitian terbaru dari University of East Anglia, Inggris, emisi karbon harian di Bumi turun hingga 17%. Fenomena serupa terakhir kali terjadi pada 2006 silam. (Bagi juga: Lockdown Berakhir, Tingkat Polusi di China Melonjak Tajam)

Namun, mengutip dari Futurism, Minggu (24/5/2020), perubahan tersebut diprediksi tidak akan berlangsung lama. Sebab, ketika aktivitas kembali normal, kondisi alam juga akan kembali lagi seperti umumnya.

“Penurunan cenderung hanya sementara, karena tidak merefleksikan perubahan struktural di sistem ekonomi, transportasi, atau energi,” kata Corinne Le Quere, profesor dari universitas yang meneliti hal ini.

Kendati demikian, Le Quere berharap pemerintah di banyak negara terus mengkampanyekan kehidupan seperti ini. Semuanya demi menekan emisi karbon di Bumi selepas virus Corona mereda.

Upaya yang bisa dilakukan antara lain, mendorong warga lebih banyak mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, dan beralih dengan berjalan kaki, menggunakan sepeda, atau kendaraan listrik.
(nth)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak