Pelecehan Seksual di Commuter Line, KCI: Tertuduh Tidak Akui Perbuatannya, Korban lalu Pergi

Senin, 07 Juni 2021 - 11:03 WIB
loading...
Pelecehan Seksual di...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Manajemen PT KAI Commuter menyatakan terduga pelaku pelecehan seksual terhadap penumpang wanita di KA 1452 tujuan Cikarang pada Jumat (4/6/2021) lalu, tidak mengakui perbuatannya. Peristiwa tersebut sudah selesai ditangani petugas di Stasiun Jatinegara seusai kejadian.

Baca juga: Pelecehan Seksual di KRL Commuter Line, KCI Siap Dampingi Korban Lapor Polisi

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, sebagai operator layanan KRL, pihaknya telah mendata terduga pelaku dan korban di Stasiun Jatinegara. Saat itu pihaknya juga sudah menyarankan kepada korban untuk melapor kepada kepolisian. Namun korban ketika itu melanjutkan perjalanan keluar stasiun.

"Terduga pelaku tidak mengakui perbuatannya, namun KAI Commuter telah melakukan pendataan lengkap jika diperlukan di waktu yang akan datang," ujarnya Senin (7/6/2021).

Baca juga: Perempuan Ini Rekam Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Commuter Line

Anne mengakui PT KAI Commuter mendapat laporan lanjutan dari rekan korban melalui Twitter yang menyatakan keluhan dari korban atas penanganan kejadian tersebut.

Diketahui, laporan itu mendapat tanggapan kurang baik dari admin Twitter Commuter Line.

Pelecehan Seksual di Commuter Line, KCI: Tertuduh Tidak Akui Perbuatannya, Korban lalu Pergi


Untuk itu, Anne memohon maaf atas kesalahan respons melalui akun twitter resmi @commuterline yang membalas cuitan rekan korban. Atas kesalahan tersebut, KAI Commuter langsung mencabut akses operator akun yang menulis balasan tersebut.

Selanjutnya akan ada proses lebih lanjut dan sanksi kepada yang bersangkutan.

Baca juga: Dikritik dan Disebut Menhub Tak Profesional, PT KCI Buka Suara

Selanjutnya, PT KAI Commuter telah menghubungi kembali rekan korban dan korban untuk ada upaya-upaya lanjutan atas peristiwa tersebut.

"Permohonan maaf terhadap kesalahan respon melalui twitter tersebut telah diterima oleh pelapor," tutupnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
341 Predator Anak Ditangkap...
341 Predator Anak Ditangkap di California
Rekomendasi
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved