Kapolda Metro Fadil Imran Ungkap Kenangan Indah saat Taruna, dari Lupa Nama Bapak hingga Peyek

Sabtu, 05 Juni 2021 - 20:41 WIB
loading...
Kapolda Metro Fadil...
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat menyapa salah satu siswa taruna bernama Daniel Stephan Nadapdap di SPN Polda Metro Jaya, Cigombong Bogor.. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengenang masa-masa saat menjadi prajurit taruna ketika baru bergabung di korps kepolisian.

Ia kembali mengingat masa lalunya itu saat menyapa seorang taruna SPN Polda Metro Jaya yang lupa siapa nama Kapolda.

"Sebenarnya saya tadi refleks saja, tadi menanyakan kepada siswa. Saya ingat ketika saya taruna dulu, ditanyain siapa nama bapak,sayapun lupa," ujar Fadil Imran, dalam video yang diunggah akun media sosial Instagram Polda Metro Jaya, Sabtu (5/6/2021).

Baca juga: Netizen Ramai soal Siswa SPN Lupa Nama Kapolda, Begini Kata Fadil Imran

"Ya begitulah namanya jadi siswa. Banyak hal yang sederhana tapi terkadang menjadi rumit karena banyaknya kegiatan dan banyak tekanan psikologis," ungkap Fadil Imran.

Ketika dulu dirinya melaksanakan basis di Magelang, di kawah Candradimuka, Fadil mengaku setiap makan selalu membawa kerupuk rempeyek. Hal ini ternyata menjadi sesuatu yang begitu indah dikenang Jenderal bintang dua ini.

"Karena ketika kawan-kawan terlelap tidur saya kemudian memakan peyek itu dan seluruh taruna terbangun dan paham betul bahwa itu suara kerupuk rempeyek. Dan semua menyerbu saya dan meminta bagian hehehe. Indah sekali masa-masa ketika masih menjadi prajurit taruna," ungkap Fadil Imran.

Baca juga: Irjen Fadil Imran Jualan Pisang Goreng di Polda Metro Jaya

"Pesan saya kepada seluruh siswa kita boleh datang darimana saja, berlatar belakang apa saja, modal kita semua sama. Yang membedakan kita adalah bagaimana kita berdisiplin dan selalu berusaha. Dan jangan lupa berdoa, mintalah selalu kepada yang maha kuasa, dan jangan lupakan kedua orang tua mu. Insya Allah apa yang kamu cita-citakan akan tercapai. Bismillah," tandas Fadil Imran.

Diketahui, sebuah video yang menunjukkan seorang siswa taruna lupa nama Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Kalimantan Utara menjadi viral di media sosial dan mendapatkan respon beragam dari netizen di dunia maya.

Dalam video tersebut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengunjungi SPN Polda Metro Jaya di Cigombong, Bogor, Rabu (2/6/2021). Saat itu Fadil Imran bertanya kepada seorang taruna bernama Daniel Stephan Nadapdap asal satuan Kalimantan Utara, yang mengenakan helmet nomor 772. Ketika ditanya siapa Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Kalimantan Utara, siswa taruna tersebut tidak bisa menjawab karena gugup.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Pengacara Ungkap Roy...
Pengacara Ungkap Roy Suryo-Tifa Merasa Diperlakukan Seperti Bukan Anak Bangsa saat Ditangkap Polisi
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Rekomendasi
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Berita Terkini
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved