Timbulkan Kerumunan, Ratusan Lapak PKL di Puncak Dibongkar

Rabu, 02 Juni 2021 - 14:53 WIB
loading...
Timbulkan Kerumunan,...
Petugas gabungan membongkar lapak PKL di Jalur Raya Puncak. Foto: Istimewa
A A A
BOGOR - Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di pinggir Jalan Raya Puncak , Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, dibongkar petugas. Pembongkaran itu dilakukan karena kawasan tersebut menjadi tempat kerumunan wisatawan dan menyalahi aturan di masa pandemi Covid-19 .

"Jadi ini salah satu potensi klaster. Kalau weekend ini tempat orang berkerumun masuk ke kebun teh dan ini adalah daerah rawan sebetulnya karena orang tidak terkontrol dan tidak ada prokes (protokol kesehatan) di sini," kata Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho kepada wartawan di lokasi, Rabu (2/6/2021).

Adapupun sasarannya hari ini para PKL di kawasan Gunung Mas hingga Riung Gunung. Dalam penertiban, petugas sempat menemukan beberapa barang milik pedagang yang disembunyikan di area kebun teh. Baca juga: Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Tanah Abang Didominasi PKL

"Kita sudah sosialisasikan dan dikasih surat teguran.Mereka mungkin secara ini yah bagus sudah bongkar sendiri dan kooperatif. Hanya memang barangnya banyak disembunyikan jadi biasalah kalau sudah dibongkar suka dibangun lagi.Makanya kita akan tempatkan petugas untuk memantau pergerakan PKL di area sini," katanya.

Selain itu, petugas juga akan menertibkan bangunan di kawasan Pasar Cisarua. Pasalnya, terdapat beberapa ruko atau bangunan yang memakan sepadan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas.

"Untuk kawasan Puncak areanya dari Gunung Mas, kita sisir terus. Kemudian kita akan tertibkan di Pasar Cisarua sebagian bangunan yang mengganggu akses jalan. Jadi ruko bangun pakai awning dan memakai sepadan jalan jadi kita akan tertibkan," tegas Agus.

Di sisi lain, tambah Agus, apabila ke depannya PKL masih saja membandel kembali mendirikan lapaknya akan dikenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring). Baca juga: Malam Ini Puncak Bogor Diserbu Pengunjung, Besok Mulai Penyekatan Lagi

"Kalau ada lagi, langsung kita sikat dan dibersihkan dan tertibkan. Pertama akan ditertibkan dulu dan kedua akan dipidanakan ringan (tipiring). Kita juga akan menempatkan personel," pungkasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
Trafik Ramai di Long...
Trafik Ramai di Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus, Ferry Kini Jadi Moda Utama Pilihan Masyarakat
Keindahan Gunung Gede...
Keindahan Gunung Gede dan Gunung Pangrango Sambut Wisatawan di Puncak
Rekomendasi
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa tetelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
Berita Terkini
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved