Anak Korban Kekerasan Ayah Kandung di Tangsel Tidak Bisa Bertemu sang Ibunda di Malaysia

Selasa, 25 Mei 2021 - 18:35 WIB
loading...
Anak Korban Kekerasan...
KR bocah berusia lima tahun yang menjadi korban kekerasan ayah kandungnya di Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum dapat bertemu dengan sang ibunda.Foto/Istimewa/FB Rrere Rahayoe
A A A
TANGERANG SELATAN - KR bocah berusia lima tahun yang menjadi korban kekerasan ayah kandungnya di Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum dapat bertemu dengan sang ibunda. Rrere Rahayoe ibunda dari KR saat ini masih berada di Malaysia.

Untuk pertama kalinya, ibunda bocah malang itu berbicara dengan SINDOnews melalui akun Facebook. Rrere Rahayoe sangat aktif di media sosial Facebook. Komunikasi dengan wanita ini pun hanya bisa dilakukan melalui akun medsosnya.

Setelah beberapa kali mencoba, dan menanyainya, Rrere menjawab singkat dan membenarkan bahwa gadis cilik itu merupakan putri buah kasihnya."Hai, ya betul. Saya ibu kandungnya," ungkap Rrere kepada SINDOnews, tempo hari.

Pertanyaan pun berlanjut tentang nasib sang anak yang kini masih menjalani perawatan oleh pihak kepolisian dan setelahnya. Wanita itu menjawab, tidak akan membawa dan menemui putrinya itu berkumpul di Malaysia.

"Anak saya akan diserahkan dan diasuh oleh keluarga saya. Terima kasih," ucapnya. Baca: Wahyu Tega Aniaya Putri Kandung karena Cemburu dengan sang Ibu

Perasaan mendalam karena sesuatu hal dia tidak bisa bertemu sang putri, tampak sangat menganggunya. Dalam unggahannya empat hari lalu, semua dilukiskan melalui statusnya. "Saya bukan perempuan baik ataupun ibu yang baik. Tapi saya hanya seorang ibu yang ingin memperjuangkan hak anak saya. Bukan maksud membuat malu, mempertontonkan video anak saya di media sosial," unggahnya.

Masih dalam unggahannya tersebut, wanita ini mengungkapkan kegelisahannya seolah menjawab kesulitannya tidak bisa berkumpul. "Maafin mama KR. Mama enggak bisa disamping KR dan memeluk kamu nak. Hati mama juga sakit dan hancur dengan keadaan ini, kamu yang jadi korban," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangsel Wahyunoto Lukman mengatakan, pihak akan terus mengawasi perkembangan gadis tersebut. Saat ini, gadis cilik itu masih dalam penanganan kepolisian.

"Masih proses di Polres. Ya, bisa di rumah singgah Dinsos atau di safe home P2TP2A milik DPMP3AKB. Akan dipantau oleh Satgas PPA DPMP3AKB," pungkas Wahyu.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Rekomendasi
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Berita Terkini
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Infografis
10 Anak Terkaya di Dunia,...
10 Anak Terkaya di Dunia, Nomor 5 Putri Pangeran William
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved