Pemkab Luwu Utara Terima Rp44,8 Miliar untuk Bangun 897 Unit Huntap
Senin, 24 Mei 2021 - 20:09 WIB
loading...
Kepala BNPB, Doni Monardo menyerahkan bantuan pembangunan hunian tetap kepada Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani di Jakarta, Senin (24/5). Foto: Humas Pemkab Luwu Utara
A
A
A
LUWU UTARA - Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menerima dana sebesar Rp44 miliar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (24/5). Dana tersebut diperuntukkan untuk pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala BNPB, Doni Monardo kepada Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani , didampingi Kalaksa BPBD Muslim Muhtar di ruang Sutopo Lantai 15 Graha BNPB, Jakarta Timur.
Baca juga:E-Mall Luwu Utara Diharap Bisa Libatkan Kaum Milenial
Pembangunan 897 unit huntap ini nantinya akan tersebar di beberapa wilayah kecamatan yang terdampak bencana banjir bandang, seperti Masamba, Baebunta, Baebunta Selatan, dan Sabbang.
Kalaksa BPBD, Muslim Muhtar mengatakan, bahwa setelah menerima anggaran tersebut, pihaknya langsung melakukan percepatan pembangunan 897 unit huntap, dengan terlebih dahulu melakukan konsultasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel.
“Setelah dari sini, sesuai arahan ibu Bupati tadi, kami akan menemui BPKP Sulsel untuk mengetahui sistem pelaksanaan pembangunan huntap ini. Ini harus kita lakukan karena ibu Bupati menginginkan percepatan pembangunan huntap ini,” kata Muslim Muhtar.
Baca juga:Percepat Digitalisasi Pemerintahan, Pemkab Luwu Utara Jalin Kerja Sama dengan BNI
Muslim mengungkapkan, selain bantuan stimulan huntap, BNPB juga mengintervensi beberapa pembangunan lainnya, seperti jalan lingkungan dan saluran pembuangan di beberapa titik pembangunan guna memberikan kenyamanan aktivitas ekonomi warga.
“BNPB juga akan mengintervensi beberapa pembangunan di titik-titik lokasi pembangunan huntap, tapi hal ini terlebih dahulu akan diawali dengan desain pembangunan yang nantinya akan kita susun dalam bentuk master plan percepatan pembangunan sesuai arahan Bupati kemarin,” jelas Muslim.
Kabar baik lainnya yang disampaikan Muslim adalah bahwa korban yang nantinya mendapatkan huntap juga akan mendapatkan sambungan gratis PLN dan pemasangan pipa gratis dari PDAM.
“Jadi, warga yang sebelum bencana terjadi dia terdaftar sebagai pelanggan PLN dan PDAM, maka akan digratiskan. Ini sudah menjadi komitmen dan perhatian kita bersama PLN dan PDAM,” kata Muslim lagi.
Baca juga:897 Unit Huntap Akan Dibangun, Bupati Lutra Harap Ada Masterplan
Sementara itu, Bupati Indah Putriani berharap pembangunan 897 unit huntap selesai pada akhir tahun ini. "Kita ini segera rampung pada akhir tahun sebagai kado tahun baru bagi masyarakat Luwu Utara,” harap Indah.
Ia pun tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada BNPB atas segala atensi yang diberikan kepada Luwu Utara pascabencana banjir bandang yang terjadi pada 13 Juli 2020 yang lalu.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala BNPB, Doni Monardo kepada Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani , didampingi Kalaksa BPBD Muslim Muhtar di ruang Sutopo Lantai 15 Graha BNPB, Jakarta Timur.
Baca juga:E-Mall Luwu Utara Diharap Bisa Libatkan Kaum Milenial
Pembangunan 897 unit huntap ini nantinya akan tersebar di beberapa wilayah kecamatan yang terdampak bencana banjir bandang, seperti Masamba, Baebunta, Baebunta Selatan, dan Sabbang.
Kalaksa BPBD, Muslim Muhtar mengatakan, bahwa setelah menerima anggaran tersebut, pihaknya langsung melakukan percepatan pembangunan 897 unit huntap, dengan terlebih dahulu melakukan konsultasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel.
“Setelah dari sini, sesuai arahan ibu Bupati tadi, kami akan menemui BPKP Sulsel untuk mengetahui sistem pelaksanaan pembangunan huntap ini. Ini harus kita lakukan karena ibu Bupati menginginkan percepatan pembangunan huntap ini,” kata Muslim Muhtar.
Baca juga:Percepat Digitalisasi Pemerintahan, Pemkab Luwu Utara Jalin Kerja Sama dengan BNI
Muslim mengungkapkan, selain bantuan stimulan huntap, BNPB juga mengintervensi beberapa pembangunan lainnya, seperti jalan lingkungan dan saluran pembuangan di beberapa titik pembangunan guna memberikan kenyamanan aktivitas ekonomi warga.
“BNPB juga akan mengintervensi beberapa pembangunan di titik-titik lokasi pembangunan huntap, tapi hal ini terlebih dahulu akan diawali dengan desain pembangunan yang nantinya akan kita susun dalam bentuk master plan percepatan pembangunan sesuai arahan Bupati kemarin,” jelas Muslim.
Kabar baik lainnya yang disampaikan Muslim adalah bahwa korban yang nantinya mendapatkan huntap juga akan mendapatkan sambungan gratis PLN dan pemasangan pipa gratis dari PDAM.
“Jadi, warga yang sebelum bencana terjadi dia terdaftar sebagai pelanggan PLN dan PDAM, maka akan digratiskan. Ini sudah menjadi komitmen dan perhatian kita bersama PLN dan PDAM,” kata Muslim lagi.
Baca juga:897 Unit Huntap Akan Dibangun, Bupati Lutra Harap Ada Masterplan
Sementara itu, Bupati Indah Putriani berharap pembangunan 897 unit huntap selesai pada akhir tahun ini. "Kita ini segera rampung pada akhir tahun sebagai kado tahun baru bagi masyarakat Luwu Utara,” harap Indah.
Ia pun tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada BNPB atas segala atensi yang diberikan kepada Luwu Utara pascabencana banjir bandang yang terjadi pada 13 Juli 2020 yang lalu.
(luq)
Lihat Juga :