Guncangan Gempa di Tenggara Blitar Membuat Kerusakan di Puskesmas Bantur Kian Parah
Sabtu, 22 Mei 2021 - 08:39 WIB
loading...
Kondisi Puskesmas Bantur, mengalami kerusakan usai diguncang gempa bermagnitudo 6,2 pada Jumat (21/5/2021) malam, sekitar pukul 19.09 WIB. Foto/Dok. Puskesmas Bantur
A
A
A
MALANG - Guncangan gempa yang terjadi pada Jumat (21/5/2021) malam sekitar pukul 19.09 WIB, membuat kerusakan Puskesmas Bantur, semakin parah. Sebelumnya, Puskesmas ini sudah mengalami kerusakan saat gempa bermagnitudo 6,7 mengguncang Malang, pada 10 April 2021.
Baca juga: Gempa Bermagnitudo 6,2 Mengguncang Malang, Warga Berhamburan Keluar Rumah
Menurut perawat Puskesmas Bantur, Soebagijono, saat terjadi gempa besar bulan April lalu, sejumlah ruangan sudah mengalami kerusakan. "Kemarin malam kerusakan itu semakin parah, karena terguncang gempa lagi," tuturnya.
Dia menyebutkan, kerusakan bagian atap dan tembok terjadi di ruang gudang obat, ruang pertemuan, ruang dinas dokter, ruang tatat usaha, ruang imunisasi, ruang data, ruang dapur bersih, dan ruang TI. Baca juga: Tangis Danramil Tanasitolo Pecah Saat Temukan Putranya Terbujur Kaku Tak Bernyawa
Dia memastikan layanan untuk masyarakat masih tetap bisa berjalan, karena saat terjadi gempa bulan April lalu, sejumlah ruang pelayanan sudah dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Baca juga: Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,2 Rumah Warga di Lereng Semeru Retak-retak
Baca juga: Gempa Bermagnitudo 6,2 Mengguncang Malang, Warga Berhamburan Keluar Rumah
Menurut perawat Puskesmas Bantur, Soebagijono, saat terjadi gempa besar bulan April lalu, sejumlah ruangan sudah mengalami kerusakan. "Kemarin malam kerusakan itu semakin parah, karena terguncang gempa lagi," tuturnya.
Dia menyebutkan, kerusakan bagian atap dan tembok terjadi di ruang gudang obat, ruang pertemuan, ruang dinas dokter, ruang tatat usaha, ruang imunisasi, ruang data, ruang dapur bersih, dan ruang TI. Baca juga: Tangis Danramil Tanasitolo Pecah Saat Temukan Putranya Terbujur Kaku Tak Bernyawa
Dia memastikan layanan untuk masyarakat masih tetap bisa berjalan, karena saat terjadi gempa bulan April lalu, sejumlah ruang pelayanan sudah dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Baca juga: Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,2 Rumah Warga di Lereng Semeru Retak-retak
(eyt)
Lihat Juga :