Dewan Telusuri Praktik Jual Beli Tanda Tangan di Disdik Makassar

Jum'at, 21 Mei 2021 - 08:33 WIB
loading...
Dewan Telusuri Praktik...
Isu jual beli tanda tangan di Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar mulai ditelusuri DPRD Makassar. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Isu jual beli tanda tangan di Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar mulai ditelusuri. Melalui Komisi D DPRD Makassar , dewan akan membentuk panitia khusus (pansus) untuk menyelidiki kasus tersebut.

"Kemungkinan besar kami akan merekomendasikan membentuk pansus untuk menyelidiki kasus di Disdik Makassar ini. Kita tinggal tunggu persetujuan pak ketua (Rudianto Lallo) dan wakil ketua tiga (Nurhaldin) selaku koordinator komisi," tegas Ketua Komisi D DPRD Makassar, Wahab Tahir.

Dia menerangkan praktik jual beli tanda tangan sudah terjadi selama dua tahun belakangan ini. Kata Wahab, tanda tangan itu digunakan untuk pengurusan kenaikan pangkat di Disdik Makassar. Satu kali tanda tangan dipatok dengan harga Rp2 juta.

Baca Juga: Praktik Jual Beli Tanda Tangan, Nama Pejabat Disdik Makassar Diduga Dicatut

"Jadi tanda tangan ini untuk pengurusan kenaikan pangkat, satu kali tanda tangan itu harganya jutaan, dan itu disinyalir sudah terjadi dua tahun ini," kata dia.

Wahab menyayangkan ada praktik jual beli tanda tangan dalam hal pengurusan kenaikan pangkat. Menurut dia, tindakan yang diduga dilakukan oknum pejabat Disdik ini telah mencoreng marwah dunia pendidikan di Kota Makassar.

Meski oknum pejabat Disdik membantah tudingan tersebut, namun Wahab tetap akan menelusuri adanya dugaan praktik jual beli tanda tangan di Disdik Makassar. Apalagi, dia mengaku sudah mendapat alat bukti berupa rekaman percakapan salah satu guru yang diminta membayar untuk pengurusan kenaikan pangkat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
Deretan Bangkai Mobil...
Deretan Bangkai Mobil di Halaman Gedung DPRD Makassar setelah Diamuk Massa
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah...
DPRD Tetapkan Munafri-Aliyah Jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar
50 Anggota DPRD Makassar...
50 Anggota DPRD Makassar Resmi Dilantik, 26 Wajah Baru
Jadi Pemateri Sosialsasi...
Jadi Pemateri Sosialsasi Perda, Humas UNM Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Faktor Ekonomi Dominasi...
Faktor Ekonomi Dominasi Anak di Makassar Tidak Sekolah
Disdik Makassar Agendakan...
Disdik Makassar Agendakan Asesmen Kepala Sekolah Dimulai Pekan Depan
Rekomendasi
Presiden Belarus Lukashenko...
Presiden Belarus Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Riri Riza Soroti Vonis...
Riri Riza Soroti Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim, Singgung Dissenting Opinion Hakim
Rincian UKT Jalur Mandiri...
Rincian UKT Jalur Mandiri Unair 2026, Berapa Biaya Kuliah Prodi Pilihanmu?
Berita Terkini
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Melirik Geliat Transformasi...
Melirik Geliat Transformasi Digital dan Rahasia Transaksi Aman Masyarakat Kediri
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved