PLN dan KPK Rakor Bahas Penyelamatan Aset Negara di Sulawesi Tengah

Kamis, 20 Mei 2021 - 20:55 WIB
loading...
PLN dan KPK Rakor Bahas...
PLN dan KPK melakukan rapat koordinasi terkait pengamanan aset milik negara di Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (20/5). Foto: Istimewa
A A A
PALU - KPK dan PLN kembali melakukan rapat koordinasi (rakor) dalam rangka pengamanan aset milik negara di Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (20/5). Rapat dilakukan di kantor PLN UP3 Palu.

Dalam rakor tersebut, PLN menyampaikan target pengamanan aset di Provinsi Sulawesi Tengah sebanyak 710 persil tanah. Semua itu tersebar di 8 kota dan kabupaten.

Baca juga:Kampung Bonti Pangkep Akhirnya Teraliri Listrik PLN

EVP Legal, Pengamanan, dan Pemeliharaan Aset Properti PT PLN (Persero) , Dwi Wibihandoko mengatakan, dalam pelaksanaanya, pihaknya menghadapi beberapa kendala untuk menyelesaikan target yang telah ditetapkan.

" PLN terus berupaya menyelamatkan aset milik negara, dalam hal ini fisik lahan telah kami kelola, secara administrasi terdapat beberapa kendala diantaranya terdapat tumpang tindihnya sertifikat. Selain itu ada beberapa pemilik sertifikat yang telah meninggal dunia dan ahli waris yang dalam proses identifikasi keberadaannya," beber Dwi dalam siaran persnya.

Baca juga:Lebih dari 20 Ribu Pelanggan Manfaatkan Promo Tambah Daya PLN

Dari total target 710 persil, telah terbit sertifikat sebanyak 69. Sedangkan dalam proses administrasi di BPN, sebanyak 391 persil sisanya masih dilengkapi administrasi oleh PLN .

"Kami berharap dengan adanya diskusi ini maka tantanganan yang kami hadapi dapat dengan cepat teratasi, karena adanya masukan dari KPK yang lebih memahami dari sisi hukum," ujar Anis, General Manager PLN UIP Sulawesi.

Kasatgas Korsupgah Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah 4 KPK, Niken Ariati menyampaikan, pengamanan aset penting untuk segera dilaksanakan guna meminimalisir potensi masalah terkait aset, sekaligus menjaga aset dari penguasaan fisik pihak yang tidak berkepentingan.

Baca juga:EMI Jadi Anak Usaha PLN, Bakal Perkuat Pengelolaan EBT

Pengamanan aset untuk kepentingan umum dan fasilitas sosial kata Niken merupakan prioritas utama untuk dilakukan oleh KPK, termasuk yang dikelola oleh PLN .

"Terkait tumpang tindih sertifikat selanjutnya kita akan mengundang Kejaksaan, pemerintah daerah dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk pembahasaan secara bersama" tutup Niken.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hotel Sultan Tercatat...
Hotel Sultan Tercatat sebagai Barang Milik Negara, Pengelolaan Aset Ikuti PMK
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Keluarga Tahanan Padati...
Keluarga Tahanan Padati Rutan KPK saat Momen Iduladha 2026
Gembleng Praja Utama...
Gembleng Praja Utama Antikorupsi, IPDN Gandeng KPK dan BPK
27.969 Bidang Tanah...
27.969 Bidang Tanah Milik Pemda di Sulsel Senilai Rp27,5 Triliun Belum Bersertifikat
Respons PLN soal Mati...
Respons PLN soal Mati Listrik di Beberapa Wilayah Jakarta
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Rekomendasi
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai $10,9 Miliar?
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen, Streaming VISION+
DPR Upayakan Formula...
DPR Upayakan Formula TKD Tetap Adil, Rasional, dan Berpihak ke Daerah
Berita Terkini
Rekam Jejak Taufik Hidayat,...
Rekam Jejak Taufik Hidayat, Pernah Lakukan Penganiayaan dan Kasus Penggelapan Motor
Benahi Tata Kelola MBG,...
Benahi Tata Kelola MBG, Tindakan BGN Tutup Ratusan Dapur Fiktif Diapresiasi
Perputaran Uang Judi...
Perputaran Uang Judi Online Hayam Wuruk Capai Belasan Triliun
Tak Hanya 287 WNA, 4...
Tak Hanya 287 WNA, 4 WNI Turut Jadi Tersangka Judol Hayam Wuruk
Kaesang Saksikan Pelantikan...
Kaesang Saksikan Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji Lampung
Fakta Baru Terungkap,...
Fakta Baru Terungkap, Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Empat Lokasi
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved