JPU Anggap Pledoi Habib Rizieq Hanya Unek-unek Belaka

Kamis, 20 Mei 2021 - 20:24 WIB
loading...
JPU Anggap Pledoi Habib...
Habib Rizieq Shihab. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Perang urat syaraf mewarnai jalannya persidangan dalam kasus karantina kesehatan yang menjerat Habib Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (20/5/2021). Agenda sidang yakni pembacaan nota pembelaan atau pledoi terdakwa.

Menanggapi isi pledoi Habib Rizieq, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut pledoi itu hanya curhatan terdakwa saja. Sebab, dakwaan yang dilayangkan dinilai telah memenuhi fakta terkait kerumunan yang terjadi di Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor.
Baca juga: Habib Rizieq Sebut Ada Operasi Intelijen Hitam

Atas dasar itu, JPU menuntut Habib Rizieq dengan hukuman 10 bulan penjara. Rizieq dinilai orang yang bertanggungjawab atas kerumunan sekitar 3.000 orang di Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariah pada 13 November 2020.

"Karena ini (pledoi Rizieq) adalah unek-unek, Jaksa Penuntut Umum bisa memaklumi kondisi psikologis seseorang dalam posisi seorang terdakwa. Karenanya Penuntut Umum tidak akan lebih lanjut lagi satu per satu unek-unek terdakwa tersebut," ujar jaksa di PN Jakarta Timur, Kamis (20/5/2021).
Baca juga: Tinggal 3,5 Tahun di Makkah, Habib Rizieq Pernah Diinterogasi Penyidik Intelijen Saudi Arabia

Tanggapan JPU terkait pledoi yang dibacakan Habib Rizieq sekaligus menyangkal perkataan terdakwa yang menyebutkan bahwa tuntutan dan dakwaan yang dibuat tidak berdasarkan fakta.

"Terdakwa mengatakan Penuntut Umum bersikap manipulatif dengan hanya mengambil keterangan saksi dari sisi yang menguntungkan pembuktian Penuntut Umum. Pada dasarnya semua yang disampaikan terdakwa dalam pledoinya adalah unek-unek dan curhatan," kata jaksa.

JPU dalam replik ini meminta majelis hakim yang diketuai Suparman Nyompa menolak seluruh pledoi Habib Rizieq dan menerima semua tuntutan yang dilayangkan karena terdakwa terbukti melakukan pelanggaran UU kekarantinaan kesehatan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
JPU Sebut Kasus Chromebook...
JPU Sebut Kasus Chromebook Nadiem termasuk White Collar Crime, Kuasa Hukum Terkejut
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
Rekomendasi
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Infografis
3 Alasan Komodo hanya...
3 Alasan Komodo hanya Dapat Ditemukan di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved