Kampung Bonti Pangkep Akhirnya Teraliri Listrik PLN
Selasa, 18 Mei 2021 - 16:13 WIB
loading...
Petugas melakukan mobilisasi infrastruktur kelistrikan di Kampung Bonti, Desa Balocci Baru, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep. Foto: Dokumentasi PLN
A
A
A
PANGKEP - Sebanyak 45 kepala keluarga (KK) di daerah terpencil Kampung Bonti, Desa Balocci Baru, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep akhirnya mendapatkan akses listrik. PLN mengeluarkan investasi sebesar Rp657 juta atau sebesar Rp14 juta untuk setiap KK.
“Dengan terlistrikinya dusun tersebut, menjadi bukti bahwa PLN terus berupaya menghadirkan keadilan listrik untuk masyarakat hingga ke seluruh pelosok negeri,” ucap General Manager PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid.
Baca juga:Lebih dari 20 Ribu Pelanggan Manfaatkan Promo Tambah Daya PLN
Kampung Bonti berjarak kurang lebih 14 km dari Jalan Poros Pangkep-Maros. Namun untuk dapat menghadirkan listrik, PLN harus berjalan dengan jarak sekitar 4 km dari kantor Kecamatan Balocci.
Untuk menghadirkan listrik di dusun tersebut, PLN membangun jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 1,1 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 3,47 kms dan gardu distribusi dengan kapasitas daya sebesar 50 kilo volt ampere.
Baca juga:EMI Jadi Anak Usaha PLN, Bakal Perkuat Pengelolaan EBT
Dengan pembangunan tersebut, kelistrikan di Kampung Bonti kini tersambung dengan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan.
“Untuk mencapai dusun tersebut, petugas kami harus menempuh jalanan yang terjal dan licin saat hujan, pastinya ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” terang Awal.
Baca juga:Geber Penjualan Listrik, Pendapatan PLN Disjaya Tembus Rp3,44 Triliun
Ketua RW Bonti, Abdul Haris menyampakan terima kasih kepada PLN karena sudah lama warga desa itu mengharapkan listrik.
“Terima kasih kepada PLN , yang telah melistrik Kampung Bonti, semoga dengan hadirnya listrik ini dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat setempat,” ucap Abdul Haris.
“Dengan terlistrikinya dusun tersebut, menjadi bukti bahwa PLN terus berupaya menghadirkan keadilan listrik untuk masyarakat hingga ke seluruh pelosok negeri,” ucap General Manager PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid.
Baca juga:Lebih dari 20 Ribu Pelanggan Manfaatkan Promo Tambah Daya PLN
Kampung Bonti berjarak kurang lebih 14 km dari Jalan Poros Pangkep-Maros. Namun untuk dapat menghadirkan listrik, PLN harus berjalan dengan jarak sekitar 4 km dari kantor Kecamatan Balocci.
Untuk menghadirkan listrik di dusun tersebut, PLN membangun jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 1,1 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 3,47 kms dan gardu distribusi dengan kapasitas daya sebesar 50 kilo volt ampere.
Baca juga:EMI Jadi Anak Usaha PLN, Bakal Perkuat Pengelolaan EBT
Dengan pembangunan tersebut, kelistrikan di Kampung Bonti kini tersambung dengan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan.
“Untuk mencapai dusun tersebut, petugas kami harus menempuh jalanan yang terjal dan licin saat hujan, pastinya ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” terang Awal.
Baca juga:Geber Penjualan Listrik, Pendapatan PLN Disjaya Tembus Rp3,44 Triliun
Ketua RW Bonti, Abdul Haris menyampakan terima kasih kepada PLN karena sudah lama warga desa itu mengharapkan listrik.
“Terima kasih kepada PLN , yang telah melistrik Kampung Bonti, semoga dengan hadirnya listrik ini dapat meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat setempat,” ucap Abdul Haris.
(luq)
Lihat Juga :