Cegah Covid-19, Polda Sulsel Lakukan Swab Antigen Acak di Pos Penyekatan
Minggu, 16 Mei 2021 - 21:12 WIB
loading...
Aparat kepolisian mengawasai kedatangan kapal penumpang di dermaga Pelabuhan Paotere, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Minggu (16/5). Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Polda Sulsel melakukan swab tes antigen secara acak terhadap warga yang melintas di pos penyekatan perbatasan di masa arus balik lebaran Idul Fitri 2021 . Sasarannya, kendaraan pribadi dan angkutan umum.
Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel , Kombes Pol Frans Sentoe mengatakan, hal ini dilakukan untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 , khususnya di daerah perbatasan atau pintu masuk provinsi.
Baca juga:Polisi Periksa Identitas Pengendara di Jalur Menuju Wisata Malino
"Ada 11 titik prioritas di perbatasan, seperti di Pinrang, Pangkep, Parepare, Bone, Luwu Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara. Setiap harinya kita siapkan 50 swab antigen di pos sekat antar provinsi tadi," ungkap Frans kepada SINDOnews, Minggu (16/5).
Mantan Karo Ops Polda Gorontalo itumenyebut, sejauh ini operasi ketupat yang dimulai 6 Mei kemarin cukup efektif. Masyarakat kata dia cukup kooperatif menyikapi larangan mudik .
Walau begitu, menurut Frans masih banyak masyarakat yang nekat mudik, alhasil petugas terpaksa meminta putar balik. Terhitung per 15 Mei kemarin, ribuan pengendara diminta putar balik "Ada 2.481 kendaraan, paling banyak mobil penumpang dan roda dua, sampai hari ke 10 itu," ujarnya.
Baca juga:Langgar Protokol Kesehatan, Wisata Matua Water Park Ditutup
Selain itu kata Frans, beberapa masyarakat juga didapati melanggar protokol kesehatan . "Banyak juga, kayak tidak pakai masker itu 4.600an lebih. Mereka kita kasih teguran. Terus kita kasih masker sama hand sanitizer," tutur perwira Polri tiga bunga ini.
Dia menyatakan, pihaknya terus mewaspadai adanya masyarakat yang nekat menerobos barikade petugas di pos penyekatan, selain itu patroli juga digalakan berkala di beberapa lokasi jalan tikus. "Apalagi besok itu sudah mulai orang kerja. Hari Minggu ini kita siagakan betul," tegas Frans.
Direktur Lalu Lintas Polda Sulsel , Kombes Pol Frans Sentoe mengatakan, hal ini dilakukan untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 , khususnya di daerah perbatasan atau pintu masuk provinsi.
Baca juga:Polisi Periksa Identitas Pengendara di Jalur Menuju Wisata Malino
"Ada 11 titik prioritas di perbatasan, seperti di Pinrang, Pangkep, Parepare, Bone, Luwu Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara. Setiap harinya kita siapkan 50 swab antigen di pos sekat antar provinsi tadi," ungkap Frans kepada SINDOnews, Minggu (16/5).
Mantan Karo Ops Polda Gorontalo itumenyebut, sejauh ini operasi ketupat yang dimulai 6 Mei kemarin cukup efektif. Masyarakat kata dia cukup kooperatif menyikapi larangan mudik .
Walau begitu, menurut Frans masih banyak masyarakat yang nekat mudik, alhasil petugas terpaksa meminta putar balik. Terhitung per 15 Mei kemarin, ribuan pengendara diminta putar balik "Ada 2.481 kendaraan, paling banyak mobil penumpang dan roda dua, sampai hari ke 10 itu," ujarnya.
Baca juga:Langgar Protokol Kesehatan, Wisata Matua Water Park Ditutup
Selain itu kata Frans, beberapa masyarakat juga didapati melanggar protokol kesehatan . "Banyak juga, kayak tidak pakai masker itu 4.600an lebih. Mereka kita kasih teguran. Terus kita kasih masker sama hand sanitizer," tutur perwira Polri tiga bunga ini.
Dia menyatakan, pihaknya terus mewaspadai adanya masyarakat yang nekat menerobos barikade petugas di pos penyekatan, selain itu patroli juga digalakan berkala di beberapa lokasi jalan tikus. "Apalagi besok itu sudah mulai orang kerja. Hari Minggu ini kita siagakan betul," tegas Frans.
(luq)
Lihat Juga :