75 Pegawai KPK Tak Lolos Uji TWK, Bela Negara DKI: Wajar Saja, Namanya juga Di-filter

Minggu, 16 Mei 2021 - 13:11 WIB
loading...
75 Pegawai KPK Tak Lolos...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Beragam opini bermunculan, setelah Pimpinan KPK mengumumkan hasil Test Wawasan Kebangsaan (TWK) di Gedung KPK, 5 Mei 2021 lalu. Salah satunya ialah adanya anggapan bahwa Ketua KPK Firli Bahuri memiliki masalah personal dengan ke 75 orang pegawai KPK yang tidak memenuhi kualifikasi saat TWK.

Merespon kisruh yang langsung menjadi perhatian publik tersebut, Organisasi Forum Bela Negara DKI Jakarta menyampaikan, bahwa banyak orang, termasuk para praktisi hukum yang keliru dalam memberikan komentar terkait kasus tersebut.

Ketua DPW Forum Bela Negara DKI Jakarta Azizul Akbar menegaskan, KPK sebagai pelaksana Undang-undang, sudah menjalankan hal yang semestinya dilakukan. Baca juga: Permintaan Penyerahan Tugas 75 Pegawai KPK Tak lolos TWK Memang Hak Pimpinan

“KPK hanya menjalankan amanat Undang-undang, UU 19 tahun 2019 menyebutkan pegawai KPK adalah ASN, dan mekanisme alih status tersebut diatur dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, jadi kenapa harus diributkan? Semua berjalan sesuai aturan hukum kok,” kata Azizul dalam keterangannya, Minggu (16/5/2021).

Adapun terkait tidak lolosnya 75 pegawai KPK, Azizul menilai, sebagai sesutu hal yang wajar dalam konteks filterisasi pegawai KPK agar yang lolos TWK adalah mereka yang setia kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan pemerintah, sekaligus untuk memastikan tidak ada yang terlibat organisasi terlarang pemerintah dan Undang-undang.

“Wajar saja ada yang tidak lolos, namanya juga di-filter. Tapi yang terpenting kita jangan melihatnya dari satu sisi yang tidak lolos saja, jumlah yang lolos itu lebih banyak. Kenapa kita tidak mengapresiasi yang lolos? Dan malah justru meributkan ke 75 orang itu dengan dalih bahwa Ketua KPK punya masalah pribadi dengan mereka?” tambah Azizul.

Azizul menerangkan, bahwa dalam pelaksanaan TWK, KPK bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Tim Assesment yang profesional. Mereka lah yang memformulasikan materi dalam bentuk pertanyaan. Baca juga: Apabila Merasa Dirugikan, Pegawai KPK yang Dinonaktifkan Bisa Gugat ke PTUN

“KPK tidak bekerja sendiri, BKN bersama tim assesment profesional yang melaksanakan. Dan materinya jelas sudah dikaji dengan mempertimbangkan berbagai aspek, buktinya 1274 pegawai lolos, artinya materi pertanyaannya sesuai dan masuk nalar logika, barometer penilaiannya pun jelas,” katanya.

Untuk itu Azizul mengajak agar publik lebih mencermati setiap isu ataupun peristiwa yang terjadi agar tidak salah menilai informasi. Dirinya pun berharap, agar ke 75 orang pegawai KPK tersebut lebih bijak dan menerima hasil TWK tersebut.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Jerman...
5 Fakta Menarik Jerman Tumbang Dihajar Ekuador: Gol Kilat Sane hingga Tekanan Gila La Tri
Jangan Jadi Korban!...
Jangan Jadi Korban! Ini Strategi Melawan Hoaks Lowongan Kerja yang Wajib Diketahui
Memperingati HUT Jakarta...
Memperingati HUT Jakarta ke-499, Cerita Pemuda Betawi Jaga Jiwa Jakarta dan Lestarikan Budaya lewat Betawi Online Gallery di Shopee
Berita Terkini
Besok Puncak HUT ke-499...
Besok Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Info Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkirnya
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Infografis
Tidak Ada Negara yang...
Tidak Ada Negara yang Bela Israel di ICJ karena Tindakannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved