Kapolda Metro Jaya: 1,2 Juta Masyarakat Berhasil Keluar dari Jakarta

Selasa, 11 Mei 2021 - 13:52 WIB
loading...
Kapolda Metro Jaya:...
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran usai melakukan rapat koordinasi dengan TNI terkait evaluasi larangan mudik.Foto/MPI/Carlos Roy Fajarta
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya menyatakan sebanyak 1,2 juta masyarakat telah meninggalkan Jakarta pada 1-5 Mei 2021. Jutaan masyakarat ini tinggalkan Ibu Kota ke kampung halaman mereka masing-masing sebelum masa larangan mudik diberlakukan.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, 1,2 juta orang masyarakat yang tinggal ataupun bekerja di Jakarta berhasil keluar dari Jakarta sebelum masa larangan mudik Lebaran 2021 dari 1-5 Mei 2021.

"Dari hasil evaluasi yang dilakukan Polri dan TNI jumlah pemudik melalui darat, kereta, dan udara sebelum tanggal 6 Mei 2021 dan masyarakat yang tetap nekat mudik seperti di Kedung Waringin dan jalan tol, masyarakat yang keluar dari Jakarta mencapai 1,2 juta orang," kata Fadil Imran, Selasa (11/5/2021) siang.

Sebelumnya, beredar viral sejumlah pemudik yang berkendara sepeda motor memaksakan untuk tetap melakukan mudik dan menerobos penyekatan yang dilakukan pihak kepolisian bersama stakeholder terkait di Jalan Pantura Kedung Waringin, perbatasan Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Karawang pada Minggu (9/5/2021) malam.

Para pemudik yang menggunakan sepeda motor tersebut menggunakan taktik bergerombol secara bersama-sama untuk dapat menembus penyekatan yang dilakukan kepolisian sehingga bisa pulang mudik ke kampung halamannya masing-masing. Baca: Libur Lebaran, Warga Bodetabek Dilarang Melintas Antar Kampung dan Wisata ke Jakarta

Sebagaimana diketahui, dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Jaya 2021 pada 5 Mei 2021 pagi, Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono menyebutkan ada penambahan jumlah titik penyekatan di Sumatera, Jawa, dan Bali dari 333 titik menjadi 381 titik penyekatan.

Di wilayah Jabodetabek, Ditlantas Polda Metro Jaya menyebutkan ada 31 titik pos pemantauan larangan mudik lebaran 2021 dengan rincian 17 cek poin dan 14 titik penyekatan. Jumlah ini bertambah seiring dengan perkembangan di lapangan menjadi 21 titik lokasi penyekatan dan 21 titik cek poin.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Rekomendasi
Nasaruddin Umar Ingin...
Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jelang Lawan Senegal,...
Jelang Lawan Senegal, Kante Ultimatum Mbappe Cs
Berita Terkini
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Infografis
Ilmuwan Swiss Berhasil...
Ilmuwan Swiss Berhasil Ciptakan Baterai Hidup dari Jamur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved