Mudik Aglomerasi Dilarang, Ridwan Kamil: 2 Hari, 22.000 Kendaraan Diputarbalikkan
Jum'at, 07 Mei 2021 - 22:59 WIB
loading...
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat Rapat Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Jumat (7/5/2021). Foto/Humas Jabar
A
A
A
BANDUNG - Selama 2 hari penyekatan pada masa pelarangan mudik 6-17 Mei 2021, petugas gabungan kabupaten/kota berhasil memutar balik 22.000 kendaraan kembali ke kota asal. Petugas total sudah memeriksa 64.000 kendaraan di 158 titik penyekatan seperti batas kota, gerbang tol, dan jalan-jalan tikus.
Baca juga: Ridwan Kamil Ingatkan Pemudik Nekat, Gak Usah Menyiasati Nanti Cape Sendiri
“Sudah 22.000 (kendaraan) diputarbalikkan karena ketahuan curi-curi mudik,” ujar Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil seusai Rapat Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Jumat (7/5/2021).
Baca juga: Keren Abis, Ini Penampakan Desain Masjid Akbar Seribu Bulan Rancangan Ridwan Kamil
Menurutnya, proses pelarangan mudik sangat dinamis. Imbas adanya pemberitaan terjadinya penumpukan di berbagai daerah tujuan mudik.
“Hikmahnya hari ini lalu lintas lebih lengang. Karena pemberitaan terjadinya dinamika luar biasa kemarin membuat yang mau mudik mengurungkan niat,” tuturnya.
Sementara itu, terkait mudik lokal atau aglomerasi, Kang Emil-sapaan Ridwan Kamil menuturkan hanya mengizinkan kegiatan produktivitas saja.
Baca juga: Ridwan Kamil Ingatkan Pemudik Nekat, Gak Usah Menyiasati Nanti Cape Sendiri
“Sudah 22.000 (kendaraan) diputarbalikkan karena ketahuan curi-curi mudik,” ujar Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil seusai Rapat Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Jumat (7/5/2021).
Baca juga: Keren Abis, Ini Penampakan Desain Masjid Akbar Seribu Bulan Rancangan Ridwan Kamil
Menurutnya, proses pelarangan mudik sangat dinamis. Imbas adanya pemberitaan terjadinya penumpukan di berbagai daerah tujuan mudik.
“Hikmahnya hari ini lalu lintas lebih lengang. Karena pemberitaan terjadinya dinamika luar biasa kemarin membuat yang mau mudik mengurungkan niat,” tuturnya.
Sementara itu, terkait mudik lokal atau aglomerasi, Kang Emil-sapaan Ridwan Kamil menuturkan hanya mengizinkan kegiatan produktivitas saja.
Lihat Juga :