Atasi Buta Huruf Alquran, Bima Arya Gagas Program Bogor Mengaji

Senin, 26 April 2021 - 22:31 WIB
loading...
Atasi Buta Huruf Alquran,...
Wali Kota Bogor Bima Arya akan meluncurkan program Bogor Mengaji. Program ini sebagai bentuk ikhtiar Pemkot Bogor mengatasi buta huruf Alquran. Foto: SINDOnews/Haryudi
A A A
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya akan meluncurkan program Bogor Mengaji. Program ini sebagai bentuk ikhtiar Pemkot Bogor mengatasi buta huruf Alquran yang akan digelar serentak di 68 kelurahan.

"Sasaran dari Bogor Mengaji ini ada 2.000 orang dan ini akan jadi program yang berkelanjutan," kata Bima Arya dalam keterangan persnya yang diterima, Senin 26 April 2021.

Baca juga: Hore, 2.800 Guru Ngaji di Kota Bogor Diguyur Rp5,04 Miliar

Selain itu, pihaknya juga akan menggalang dana dari umat yang kemudian disumbangkan langsung ke guru ngaji yang selama dua bulan akan melakukan pendampingan kepada siswa-siswi di seluruh kecamatan, Kota Bogor.

"Rencananya akan diluncurkan bersamaan dengan program Insentif guru ngaji, ada 2.800 guru ngaji yang akan diberikan kartu Bogor Mengaji," kata Bima Arya.

Menurutnya, di kartu ini ada insentif dan jaminan BPJS Ketenagakerjaan, jadi satu paket dalam bentuk kartu. "Di bulan Ramadan ini juga ada yang spesial berkat dukungan Kapolresta Bogor Kota yang menjaga kondusifitas di Kota Bogor," imbuhnya.

Tak hanya itu, Bima Arya menyebutkan selama bulan Ramadhan ada yang khas di Kota Bogor, yakni Pemkot Bogor memberi hibah untuk 58 DKM dengan jumlah masing-masing Rp25 juta.

"Ini biasanya diberikan saat tarawih keliling, sekarang diberikan Ba'da Ashar agar tidak menimbulkan kerumunan," kata Bima Arya.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, selama Ramadhan ini pihaknya melakukan inovasi membuat operasi Kurma Raya dalam rangka menjaga kesucian bulan Ramadhan.

Baca juga: Selama Ramadhan Ratusan Polisi di Bogor Berjaga di 147 Masjid dan Tempat Ngabuburit

Kegiatan ini berusaha untuk menekan angka tawuran dan sampai saat ini Kota Bogor zero tawuran. "Kami juga sudah meluncurkan Polisi Ramadan dengan 200 personel untuk menjaga euforia Ramadan tahun ini di 147 masjid," katanya.

Menurutnya, hingga saat ini protokol kesehatan di masjid dengan jamaah besar bisa tetap dijaga. "Kami juga menyalurkan hampir 800 paket disamping kegiatan peduli isolasi mandiri dengan kegiatan Bogor Sauyunan 7.000 paket, khusus masyarakat yang isolasi mandiri," terangnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Memperbanyak Baca Al...
Memperbanyak Baca Al Quran di Bulan Mulia Zulhijjah, Pahalanya Berlipat-lipat!
Kemendagri Canangkan...
Kemendagri Canangkan Satpol PP sebagai Pelopor Gerakan Indonesia Asri
Wamendagri: Kepemimpinan...
Wamendagri: Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif di Daerah Sangat Penting
Rekomendasi
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved