Kisah Janda 2 Anak di Medan yang Dirantai dan Disiksa Seperti Binatang oleh Pacarnya

Sabtu, 24 April 2021 - 22:21 WIB
loading...
Kisah Janda 2 Anak di...
Kisah memilukan terjadi di Kota Medan, dimana Rina Simanungkalit (33) seorang janda beranak dua dirantai dan disiksa pacarnya sendiri Maniur Poitak Sihotang (44) warga Bantan Timur, Percut Sei Tuan seperti binatang. Foto iNews TV/Adi Palapa H
A A A
MEDAN - Kisah memilukan terjadi di Kota Medan , dimana Rina Simanungkalit (33) seorang janda beranak dua dirantai dan disiksa pacarnya s endiri Maniur Poitak Sihotang (44) warga Bantan Timur, Percut Sei Tuan seperti binatang. Pria berusia 44 tahun ini tega melakukan penganiayaan terhadap kekasihnya dengan cara merantai leher korban Rina dengan rantai sepeda motor.

Bahkan, korban sempat disekap di rumah kos-kosan selama tiga hari di Jalan Elang Mandala III, Tegal Sari, Medan Denai, Kota Medan.

Namun aksi tersangka terhenti karena diringkus personel Polsek Medan Area di rumah kos tersebut pada Jumat (23/4/2021) sekitar pukul 05.00 WIB.

Korban Rina Simanungkalit warga Jalan Tangguk Bongkar, Tegal Sari, Mandala III, Medan Denai, mengalami luka lebam pada sekujur tubuhnya.

Baca: Minta Dinikahi karena Hamil, Gadis di Palembang Justru Dianiaya Pacar

Korban mengaku, awal penyiksaan ini secara terus menerus dialaminya sejak dirinya menolak ajakan pelaku Maniur untuk berumah tangga.

Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago mengungkapkan, peristiwa bermula saat Kepala lingkungan Tangguk bongkar l mengamankan seorang wanita dengan kondisi badan penuh luka dan lemas.

Unit Reskrim Polsek Medan area yang mendapat laporan dari Kepling langsung bergerak ke lokasi dan benar ada seorang wanita sedang tergeletak didalam rumah kepala lingkungan (kepling).

"Korban mengaku disekap selama 3 hari dengan posisi leher dirantai pacarnya di rumah kos Jalan Elang," ungkapnya.

Korban berhasil melarikan diri dari sekapan sang pacar, kini telah dibawa ke RS Bhayangkara Medan. "Tersangka telah kita amankan dan sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsek Medan Area", jelasnya.

Baca juga: Kerap Menangis dan Rewel Penyebab Bayi di Makassar Dianiaya Pacar Ibu Kandungnya

Guna mempertanggung jawabkan atas perbuatanya, tersangka dikenakan Pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun penjara.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Terungkap, Selebgram...
Terungkap, Selebgram Woodyrman Mabuk saat Hajar Warga Negara Brunei di Blok M
Kronologi Wanita Ditabok...
Kronologi Wanita Ditabok Sesama Penumpang JakLingko
Perempuan Dikejar dan...
Perempuan Dikejar dan Diduga Dianiaya saat Akan Bersaksi di Persidangan
Tegur Ibu Pukul Anak...
Tegur Ibu Pukul Anak di Stasiun Depok, Anggota TNI Dianiaya 3 Pelaku
KPAI Ungkap Sejumlah...
KPAI Ungkap Sejumlah Temuan soal Pelajar Bantul Tewas Dikeroyok
Mantan ART Erin Wartia...
Mantan ART Erin Wartia Kabur Karena Ibunya Kritis dan Tak Diizinkan Pulang
Sunan Kalijaga Resmi...
Sunan Kalijaga Resmi Mundur sebagai Pengacara Erin Wartia
Diperiksa Buntut Laporan...
Diperiksa Buntut Laporan Eks ART, Erin Wartia Beberkan Rekaman CCTV
Rekomendasi
Parah, FIFA Angkat Tangan...
Parah, FIFA Angkat Tangan Biarkan Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS
Jennie BLACKPINK Bawakan...
Jennie BLACKPINK Bawakan Lagu Baru di Governors Ball 2026, Comeback Solo?
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
Berita Terkini
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved