WN India Serbu Indonesia, Masyarakat Diminta Tenang dan Tidak Khawatir

Sabtu, 24 April 2021 - 13:49 WIB
loading...
WN India Serbu Indonesia,...
Panglima Kodam (Pangdam) Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurrachman bersama Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran saat jumpa pers di Holiday Inn, Gajah Mada, Jakarta Barat, Sabtu (24/4/2021). Foto: MPI/Muhammad Refi Sandi
A A A
JAKARTA - Warga Negara (WN) India banjiri Indonesia menggunakan pesawat carter atau sewaan dengan kode penerbangan QZ-988 dari Chennai ke Bandara Soekarno Hatta. Ratusan warga negara India itu menjadi sorotan lantaran kasus Covid-19 di negeranya tengah tinggi.

Panglima Kodam (Pangdam) Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurrachman mengimbau masayarakat Indonesia agar tetap tenang dan jangan khawatir atas kehadiran WN India. Sebab, masalah ini sudah ditangani dengan serius oleh TNI-Polri bersama Satgas Covid-19 .

"Masyarakat dimohon tetap tenang dan jangan khawatir, kami menjamin dari mulai kedatangan sampai dievakuasi dan dievaluasi sudah kita tangani secara maksimal," kata Dudung saat jumpa pers di Hotel Holiday Inn, Gajah Mada, Jakarta Barat, Sabtu (24/4/2021).

Dudung menambahkan, upaya maksimal tengah dikerahkan untuk tidak terjadi lonjakkan kasus Covid-19 di Indonesia . Terutama di Jakarta. Sementara itu, untuk WN India yang sudah terlanjur datang ke Indonesia tetap diberlakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

"Setelah isolasi 14 hari mereka sesuai ketentuan bisa ke tempat tujuannya masing-masing, atau ke sodaranya," tuturnya. Baca juga: Positif Covid-19, 12 WN India Diisolasi di Hotel Hariston

Sebelumnya diberitakan, diketahui 160 orang terdiri 153 WN India dan 7 WN Indonesia tiba di Bandara Soekarno Hatta menggunakan pesawat sewa. Dari ratusan orang itu, 12 orang dinyatakan positif Covid-19.

Sebanyak 141 WN India dipusatkan di Hotel Holiday Inn, Gajah Mada, Jakarta Barat. Sedangkan, 12 WN India yang positif isolasi di Hotel Hariston, Bandengan, Jakarta Utara.

Pemerintah bakal menerapkanperaturan Kementerian KehukumanNo. 26/2020 tentang visa itu dinyatakan tertutup untuk warga negara asingdan beberapa pengecualian. Baca juga: WN India Serbu Indonesia, Pangdam Jaya: 141 Orang Isolasi di Hotel Holiday Inn

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan, hal ini dikarenakan tingginya kasus Covid-19 di India. Salah satunya akan menghentikan pemberian visa kepada warga negara asing yang pernah datang ke India.

"Pemerintah memutuskan untuk menghentikan pemberian visa bagi orang asing yang pernah tinggal dan atau mengunjungi wilayah India dalam kurun waktu 14 hari," kata Airlangga dalam video, Jumat 23 April 2021.

(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geledah Ruangan Silmy...
Geledah Ruangan Silmy Karim, KPK Sita Uang Puluhan Juta
KPK: Silmy Karim Kantongi...
KPK: Silmy Karim Kantongi Rp100 Juta per Pekan dari Pemerasan Izin Tinggal WNA
OTT di Imigrasi Jakbar...
OTT di Imigrasi Jakbar Terkait Pengurusan Izin Tinggal WNA
Rekomendasi
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved