Pemkab Jayapura Keluarkan Surat Edaran Hadapi Cuaca Ekstrem Siklon Tropis

Kamis, 22 April 2021 - 12:10 WIB
loading...
Pemkab Jayapura Keluarkan...
Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro di Sentani, Rabu (21/4/2021)
A A A
SENTANI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 486/60/SE/SET, Tentang Kesiapsiagaan atau Imbauan Menghadapi Cuaca Ekstrem Akibat Siklon Tropis Surigae di wilayah Kabupaten Jayapura.

Ada beberapa poin imbauan yang diterbitkan Bupati Jayapura yang ditandatangani Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro. Pertama, seluruh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat di wilayah Kabupaten Jayapura khususnya yang tinggal di lereng-lereng gunung agar meningkatkan kewaspadaan akan terjadinya longsor, petir, dan hujan lebat yang mengakibatkan banjir; kemudian yang tinggal di bantaran sungai agar waspada terjadinya hujan lebat yang mengakibatkan banjir dan tidak membuang sampah ke sungai, warga yang tinggal pada daerah pesisir agar waspada terjadinya hujan lebat dan terjadinya gelombang tinggi.

Selanjutnya, tidak membuang sampah di parit dan sungai, menyiapkan kantong pasir sebagai penghambat luapan air, pengelolaan tata air terintegrasi dari hulu sampai ke hilir, meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan, serta memantau terus informasi musim hujan terkini melalui media Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Sedangkan untuk kepala-kepala distrik dan kepala kampung agar membentuk tim siaga bencana pada setiap RT/RW secara mandiri dengan melakukan pemantauan debit air sungai/drainase/irigasi di lingkungan sekitar, membuat jalur-jalur evakuasi dan titik kumpul yang aman sebelum terjadi banjir yang disosialisasikan kepada masyarakat, menyiapkan tas siaga yang berisi dokumen-dokumen penting dan jika terjadi banjir atau longsor untuk segera melakukan evakuasi mandiri ke titik kumpul yang telah ditentukan bersama.

Serta memantau setiap perkembangan cuaca dan memberikan imbauan kepada masyarakat yang berada pada wilayah masing-masing.

Cuaca yang dapat terjadi pada periode peralihan, yaitu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi yang singkat dan disertai angin sangat kencang. Pada periode pancaroba ini, cuaca umumnya berubah lebih dinamis dengan pengaruh faktor dinamika atmosfer lokal dan regional yang cukup signifikan menyebabkan potensi cuaca ekstrim, seperti aktivitas pusaran tekanan rendah, belokan angin atau gelombang atmosfir ekuatorial tropis.

Selain itu, perlu diwaspadai potensi gelombang tinggi hingga mencapai 1,25 sampai 2,5 meter di Perairan Biak Jayapura dan Samudra Pasifik Utara Papua.

Peringatan dini juga sudah dikeluarkan BMKG Stasiun Meteorologi Klas I Sentani, Jayapura. Saat ini sistem tersebut telah mengalami peningkatan intensitas dan menjadi Typhoon Surigae, hingga 21 April 2021. Typhoon Surigae diprediksi masih menunjukkan eksistensinya, walaupun pergerakan sistemnya semakin menjauhi wilayah Indonesia.

Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi cuaca ekstrim itu.

"Kebetulan potensinya kan lebih tinggi, maka kewaspadaan kita juga harus semakin tinggi. Kita ingatkan supaya masyarakat itu menjauh dari tempat-tempat contohnya aliran sungai. Jadi paling tidak mereka sudah ada pemikiran dengan sosialisasi itu ada tempat yang lebih aman, jika terjadi badai Siklon Tropis Surigae," katanya, Rabu (21/4/2021).

Dari tempat terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jayapura Jhonson Nainggolan menyampaikan agar masyarakat tidak berteduh di bawah pohon besar saat angin kencang terjadi. Di samping itu, tidak memaksakan bepergian di saat hujan deras mengguyur.

"Kami dari BPBD imbau masyarakat di Kabupaten Jayapura agar tidak bepergian keluar rumah jika terjadi hujan deras disertai angin kencang," ujarnya. CM
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
Siklon Tropis Jangmi...
Siklon Tropis Jangmi Terdeteksi, BMKG: Picu Potensi Hujan Lebat di Sebagian Indonesia
Pakar ITB Sebut Cuaca...
Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem...
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Wilayah di Indonesia
Puluhan Rumah di Banjar...
Puluhan Rumah di Banjar Kalsel Rusak Diterjang Hujan Deras Disertai Angin Kencang
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Cuaca Ekstrem, Jemaah...
Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tak Lempar Jumrah Pukul 10.00-14.00
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Rekomendasi
ARMY Siap War Tiket...
ARMY Siap War Tiket Konser BTS ARIRANG in Jakarta Hari Ini, Harga Termurah Rp1,8 Juta
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Polri ke Rapat Paripurna
Berita Terkini
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved