Artis Terjerat dan Terjerat Lagi Narkoba, Psikolog: Semua Pihak Punya Andil Salah
Rabu, 21 April 2021 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
Kedua, faktor pergaulan. Dalam hal ini dia melihat pergaulan di kalangan artis memang cenderung lebih bebas tidak terikat seperti organisasi formal. Apa yang ada pada pergaulan dengan mudah akan memengaruhinya.
“Nah, pergaulan (relasi) inilah yang dimanfaatkan penjual narkoba untuk memengaruhi masing-masing pribadi. Terutama jika terlihat artis yang membutuhkan,” ucapnya.
Baca juga: Hei Rio Reifan! Tiap 2 Tahun Berurusan Sama Polisi Gara-gara Narkoba
Ketiga, sistem narkobanya itu sendiri. Oleh karena itu, masih banyak hal yang harus dibenahi. “Apalagi kita juga sering lihat penegak hukum terkadang ikut terlibat dalam jaringan narkoba,” katanya.
Kemudian, pada proses rehabilitasi juga tidak mudah karena kemungkinan relapsnya menjadi besar terutama jika sudah keluar dari pusat rehabilitasi. Saat keluar dari pusat rehabilitasi, pengawasan keluarga menjadi sangat penting. “Jika tidak, maka sangat besar kemungkinan pengguna kembali lagi ke narkoba. Jadi semua punya peran di sini,” kata Shinta.
“Nah, pergaulan (relasi) inilah yang dimanfaatkan penjual narkoba untuk memengaruhi masing-masing pribadi. Terutama jika terlihat artis yang membutuhkan,” ucapnya.
Baca juga: Hei Rio Reifan! Tiap 2 Tahun Berurusan Sama Polisi Gara-gara Narkoba
Ketiga, sistem narkobanya itu sendiri. Oleh karena itu, masih banyak hal yang harus dibenahi. “Apalagi kita juga sering lihat penegak hukum terkadang ikut terlibat dalam jaringan narkoba,” katanya.
Kemudian, pada proses rehabilitasi juga tidak mudah karena kemungkinan relapsnya menjadi besar terutama jika sudah keluar dari pusat rehabilitasi. Saat keluar dari pusat rehabilitasi, pengawasan keluarga menjadi sangat penting. “Jika tidak, maka sangat besar kemungkinan pengguna kembali lagi ke narkoba. Jadi semua punya peran di sini,” kata Shinta.
(jon)
Lihat Juga :