Tipu Nasabah Rp2 Miliar, Asisten Manager Bank Pemerintah Ditangkap Polisi

Selasa, 20 April 2021 - 15:19 WIB
loading...
Tipu Nasabah Rp2 Miliar,...
Polisi membekuk oknum pejabat kantor cabang bank pemerintah di Cileungsi, Kabupaten Bogor yang melakukan penipuan terhadap nasabahnya.Foto/MPI/Putra Ramadhani Astyawan
A A A
BOGOR - Polisi membekuk oknum pejabat kantor cabang bank pemerintah di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Pelaku menipu nasabah dengan program investasi fiktif dengan kerugian sekitar Rp2 miliar.

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan, aksi penipuan tersebut berawal ketika pelaku berinisial AM menawarkan program investasi kepada salah satu nasabah SS untuk menanamkan modal Rp1 miliar. Dari program itu, pelaku mengimingi korbannya bisa mendapat keuntungan Rp40 juta dalam satu tahun.

"Ketika korban tertarik, pelaku meminta buku tabungan dan ATM korban dengan dalih untuk kepentingan pencairan profit yang sudah dijanjikan," kata Harun kepada wartawan, Selasa (20/4/2021).

Pada perjalanannya, pelaku sempat memberikan profit sebesar Rp40 juta tetapi diambil dari uang investasi korban itu sendiri. Korban pun masih percaya hingga akhirnya menyadari uang dalam rekeningnya ludes. Baca: Hei Rio Reifan! Tiap 2 Tahun Berurusan Sama Polisi Gara-gara Narkoba

"Uang korban diambil setiap harinya dengan nominal berbeda-beda ditransfer ke rekening pribadi untuk kepentingan tersangka untuk judi online dan usaha sampai sisa rekening korban Rp1,5 juta," jelasnya. Lalu, pihak bank menemukan transaksi yang mencurigakan dari korban kepada tersangka.

Dari situ, dibentuklah tim untuk mendalami temuan itu. "Saat korban ditanya pihak bank. Dia tidak pernah mentransfer uang kepada pelaku. Baru diketahui kalau korban terjebak program fiktif yang ditawarkan pelaku. Ini murni akal-akalan pelaku," ujar Harun.

Polisi yang turut melakukan penyelidikan, akhirnya menangkap pelaku di wilayah Bandung. Atas perbuatannya, pelaku AM yang diketahui menjabat sebagai asisten manager itu dijerat Pasal 374 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

"Ini yang kedua kali dengan cara yang sama, modus sama dan korban sama tapi dengan keuntungan Rp80 juta ketika pelaku di Tambun, Bekasi pada 2018. Jadi sudah dua kali di Bekasi tahun 2018 dan Cileungsi 2019. Kerugian jadi Rp2 miliar," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Ditipu Teman Sendiri,...
Ditipu Teman Sendiri, Tantri Kotak Ungkap Tabungan Pendidikan Anak Ikut Raib
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Rekomendasi
Polri Usut Dugaan Korupsi...
Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Pasokan Batu Bara yang Bikin Pemadaman Listrik Bergilir
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
KY Bakal Tindak Lanjuti...
KY Bakal Tindak Lanjuti Laporan Kubu Nadiem Makarim
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved