Lolos Masuk ke Kota Bogor, Pemudik Wajib Karantina Mandiri

Jum'at, 09 April 2021 - 15:08 WIB
loading...
Lolos Masuk ke Kota...
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim. Okezone/Putra Ramadhany Astyawan
A A A
BOGOR - Pemerintah Kota Bogor melakukan berbagai langkah pencegahan melonjaknya kasus COVID-19. Salah satunya yakni mewajibkan warga luar kota melakukan karantina saat mudik ke Kota Bogor.

"Pendatang harus karantina mandiri. Karantina ya, bukan isolasi," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, kepada wartawan, Jumat (9/4/2021). (Baca juga; Senjata Tawuran, Knalpot Racing hingga Narkoba Dipamerkan di DPRD Kota Bogor )

Menurut dia, karantina tersebut untuk mengurangi risiko terjadinya penularan COVID-19. Tidak menutup kemungkinan, jika virus tersebut terbawa dalam perjalanan dan bisa menyebar ke keluarganya.

"Jadi sebelum ketemu sama orangtuanya, paling tidak dia memastikan bahwa dirinya bersih sehat tidak ada virus, baru nanti boleh ketemu sama istri, anak, ibu dan bapaknya. Jangan dateng aja, cium tangan pelukan, nggak tahunya membawa virus dari kendaraan umum, dari jalan, segala macem," ungkap Dedie.

Untuk pengawasan, pihaknya akan memperkuat tim Satgas COVID-19 hingga di tingkat wilayah. Sehingga, pendatang dapat diawasi langsung oleh petugas. (Baca juga; Satgas: Dapat Izin Mudik Wajib Karantina Mandiri Selama 5 Hari )

"Rencananya kita akan memperkuat kapasitas dari RW siaga corona yang dibackup oleh polisi RW. Jadi RW Siaga Corona dan polisi RW ini akan memantau dan memonitor mereka yang lolos dari larangan mudik maupun pulang kampung," tegasnya.

Di samping itu, Dedie berharap agar masyarakat mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah dengan tidak melakukan mudik Lebaran. Agar meminimalisir lonjakan kasus COVID-19.

"Kita minta ke seluruh warga agar mematuhi keputusan yang sudah diambil pemerintah. Kebijakan larangan mudik itu adalah tujuannya memastikan bahwa seluruh rangkaian proses penanganan COVID-19 ini efektif dan kemudian memberikan peluang bagi kita semua untuk bisa melaksanakan sekolah tatap muka," tutup Dedie.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Sebut Masyarakat...
Kemenag Sebut Masyarakat Penerima Manfaat Masjid Ramah Pemudik Naik Signifikan
Kemenag Catat 3,5 Juta...
Kemenag Catat 3,5 Juta Pemudik Manfaatkan Layanan Masjid Ramah Pemudik 2026
Kisah Jefri Caliak,...
Kisah Jefri Caliak, Pemudik yang Sarat Makna dan Keteguhan
Rekomendasi
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved