3 Zona Cagar Budaya Dinilai Bisa Masuk Kawasan Kota Tua Makassar

Rabu, 07 April 2021 - 11:56 WIB
loading...
3 Zona Cagar Budaya...
Kawasan Fort Rotterdam yang bisa masuk dalam kawasan kota tua Makassar. Foto: Sindonews/Muchtamir Zaide
A A A
MAKASSAR - Sebanyak 3 zona aset cagar budayanya dinilai bisa masuk dalam kawasan kota tua di Makassar.

"Kami sudah punya map, jadi ada tiga lokasi titik yang akan jadi zonasi, yang pertama itu kawasan yang ada di Benteng Somba Opu, ada di kawasan Tallo, dan Kawasan Benteng Rotterdam, Balaikota sampai Karebosi," kata Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Kebudayaan Makassar, Abd Rakhman Kuba.

Dia mengatakan, ketiganya masih dalam tahap kajian untuk penetapan batas hingga titik pusat kota tua. Dia mengatakan pihaknya masih akan melakukan Focus Group Discussion bersama sejumlah pihak, termasuk tim pengkaji sebelum menetapkan lokasi dan batasnya.

Baca Juga: Pemerintah Bakal Tentukan Kawasan Kota Tua di Makassar

"Jadi ini sebenarnya belum final intinya kita akan buat gambar, skemanya seluruh Kota Makassar di mana lokasinya yang masuk aset-aset sejarah ini, supaya gampang ditemukan," katanya.

Dia optimis penyelesaian penetapan tersebut dapat dilakukan Juni mendatang atau paling lambat pada triwulan ketiga 2021. Pasalnya kelengkapan tersebut dibutuhkan untuk kemudian menjadi dasar digodoknya Ranperda Kota Tua di DPRD Kota Makassar.

Dia mengatakan Dinas Kebudayaan telah menyiapkan anggaran hingga Rp1 milliar untuk menyelesaikan persoalan ini.

"Jadi Insyaallah tahun ini kita rampungkan semuanya. Persoalan sekarang itu menggali datanya untuk jadi acuan, sebagai dasar penetapan Kota Tua itu. Makanya kita bentuk tim Adhoc yang bekerja menyusun rekomendasi kita di semua pertemuan dan kita bawa ke Pak Wali, dan untuk bisa kuat kita butuh Perda yang saat ini sementara berjalan di DPRD juga," katanya.

Sementara itu Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Makassar Muslimin AR Effendy mengatakan, pihaknya telah mencatat ada sebanyak 54 bangunan Cagar Budaya yang berhasil diidentifikasi, jumlahnya dipastikan masih akan terus bertambah.

Baca Juga: Wali Kota Makassar Diminta Objektif Nonaktifkan RT/RW

"Jadi masih dilakukan sebenarnya penjajakan, dia tersebar di lokasi-lokasi tadi, tapi kita belum lakukan penjajakan di daerah Tallo karena di sana sebenarnya masih terbilang baru (ditemukan) jadi sebenarnya masih perlu ada batasan (zona), jadi tidak semua kita bisa masukkkan dia tergantung entitas dari cagar budayanya," katanya.

Sementara identifikasi tersebut melibatkan banyak pihak yang tergabung dalam tim ahli cagar budaya. Kesemuanya masing-masing melibatkan arkeologi yang bertindak mengidentifikasi umur bangunan, arsitek, hingga sejarawan.

"Meskipun isunya itu ada di arkeolog tapi mereka tidak pahami betul bangunan . Jadi perlu ada perlibatan arsitek hingga sejarawan untuk jelaskan ini," pungkasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pramono Sebut Wacana...
Pramono Sebut Wacana Trem di Kota Tua Perlu Kajian Mendalam
Silaturahmi Akbar Betawi,...
Silaturahmi Akbar Betawi, Pramono Minta Cagar Budaya Terus Dilestarikan
Viral Aksi Pungli di...
Viral Aksi Pungli di Kota Tua, Pramono: Nggak Ada Kompromi Saya Akan Bebas Tugaskan
Kenapa IKJ akan Dipindahkan...
Kenapa IKJ akan Dipindahkan dari TIM ke Kota Tua? Ini Penjelasan Pramono
Pramono Wacanakan Pemindahan...
Pramono Wacanakan Pemindahan IKJ dari Kawasan TIM ke Kota Tua
Reaktivasi dan Pengembangan...
Reaktivasi dan Pengembangan Kawasan Kota Tua, Pramono Bentuk Task Force
Di Tengah Cosplayer...
Di Tengah Cosplayer Kolonial, Sosok Si Pitung Hidupkan Budaya Betawi di Kota Tua
Ada Springtime Easter...
Ada Springtime Easter Feast di Kawasan Kota Tua, Momen Paskah Keluarga Jadi Lebih Berkesan
Jadwal Museum Kota Tua...
Jadwal Museum Kota Tua Jakarta Saat Lebaran 2026, Ini yang Tutup dan Sudah Buka Lagi
Rekomendasi
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved