PAD Makassar Diproyeksi Capai Rp2 Triliun pada Akhir Tahun 2023

Selasa, 06 April 2021 - 08:25 WIB
loading...
PAD Makassar Diproyeksi...
Bapenda Makassar memproyeksi tren positif pendapatan asli daerah (PAD) pada akhir tahun 2023, yaitu bisa mencapai Rp2 triliun. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Makassar memproyeksi tren positif pendapatan asli daerah (PAD) pada akhir tahun 2023, yaitu bisa mencapai Rp2 triliun.

Kepala Bapenda Makassar , Irwan Adnan mengatakan perolehan pajak dan retribusi Kota Makassar terus mengalami peningkatan signifikan.

Tahun ini saja, pendapatan daerah sudah ditargetkan mencapai Rp1,5 triliun kendati sempat diturunkan sebesar Rp850 miliar akibat Covid-19 pada tahun 2020 lalu. Khusus pada tahun 2022 mendatang, PAD diproyeksi bisa naik sebesar 10% hingga 11%.

"Kalau melihat perkembangan kita, itukan bisa naik, tahun 2022 itu bisa naik 10% sampai 11%. Jadi sebenarnya mungkin untuk Rp2 triliun itu akhir tahun 2023 sudah bisa kita dapat, paling lambat itu sampai 2024," kata Irwan optimis.

Baca Juga: Bapenda Makassar Optimistis Bukukan PAD Rp1,5 Triliun

Tren peningkatan tersebut, lanjut Irwan, mengacu pada peningkatan PAD dari tahun-tahun sebelumnya. Tercatat, sejak 2015 peningkatan pendapatan terjadi secara konsisten, bahkan realisasi PAD dari setoran pajak daerah untuk pertama kali mampu menyentuh angka Rp1 triliun pada tahun 2019 lalu, tepat sebelum pandemi Covid-19 menghantam hampir semua sektor yang menjadi sumber pendapatan.

Irwan cukup optimis pendapatan Rp2 triliun dapat secepatnya diperoleh. Hanya saja, kata dia, upaya ini memerlukan dukungan seluruh pihak. Salah satunya melalui program digitalisasi pajak yang rencananya akan didorong.

"Jadi ada beberapa inovasi sebenarnya yang bisa kita terapkan lebih jauh, yaitu ada laskar pajak digital, jadi ini sebenarnya sesuai arahan wali kota bahwa pajak itu harus dekat dengan masyarakat. Mudah, gampang diakses dan pengawasan lebih bagus," ucapnya.

Baca Juga: Bapenda Luwu Gandeng Kejaksaan Atasi Tunggakan Pihak Ketiga

Selain meningkatkan akuntabilitas perpajakan, laskar pajak digital juga dinilai akan membuka sumber PAD baru lewat retribusi transaksi digital.

"Untuk laskar pajak digital ini itu akan mendapatkan benefit per transaksi pajak digital, yah minimal Rp2.500 lah per transaksi pajak, dan uniknya, dan bagusnya tidak membebani APBD kita, karena ini disiapkan Bank Sulselbar ," jelasnya.

Hal itu juga didukung dengan ditunjuknya Bapenda Makassar menjadi pilot projek oleh BI dalam rangka digitalisasi perpajakan.

Tak hanya itu, Irwan mengaku kedepannya juga akan menerapkan program tax clearance yang berfungsi mengonfirmasi secara detail status wajib pajak sehingga diperoleh validasi data yang lebih baik.

"Semua aturan untuk mengarah ke situ kita sudah siapkan, karena sudah diatensi KPK 2019 lalu. Semua disiapkan Pergub siap, Perwali siap, tinggal kita jalankan. Tujuannya untuk memudahkan peningkatan pendapatan tersebut," tukasnya.

Baca Juga: Bapenda Makassar Kejar Pajak Daerah Rp100 Miliar Tiap Bulan
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Legislator Partai Perindo...
Legislator Partai Perindo Dorong Pemda Bengkalis Optimalkan PAD untuk Atasi Tunda Bayar
Asosiasi Pengusaha Advertising...
Asosiasi Pengusaha Advertising Palembang Siap Kolaborasi Tingkatkan PAD dan Tertibkan Perizinan
Bidik Kenaikan PAD Bekasi,...
Bidik Kenaikan PAD Bekasi, BUMD Ini Percepat Evaluasi Kontrak dan Restrukturisasi Utang
Komisi II DPRD Kota...
Komisi II DPRD Kota Bogor-BUMD Raker Bahas Rencana Kerja dan Anggaran 2026
Tingkatkan PAD Kota...
Tingkatkan PAD Kota Bogor, Komisi II Bersama Bapenda dan Kejari Sisir Penunggak Pajak
Potensi Besar tapi Belum...
Potensi Besar tapi Belum Dikelola Maksimal, Ini Saran Legislator Partai Perindo untuk Pacu PAD Kabupaten Jayapura
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
IGA 2025, Wamendagri...
IGA 2025, Wamendagri Minta Daerah Gali PAD lewat Inovasi Tanpa Bebani Masyarakat
Kakorlantas Sebut Reformasi...
Kakorlantas Sebut Reformasi Tata Kelola Samsat Berdampak Peningkatan PAD.
Rekomendasi
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Kontroversi Wilton Sampaio:...
Kontroversi Wilton Sampaio: Wasit Brasil yang Keluarkan 3 Kartu Merah
Berita Terkini
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved