Walhi Sebut 3 Wilayah di NTT Ini Paling Banyak Timbulkan Korban Jiwa
Senin, 05 April 2021 - 07:17 WIB
loading...
Ilustrasi/Dok
A
A
A
KUPANG - Hujan deras disertai petir dan angin kencang, melanda sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dari jumlah korban jiwa, paling tinggi berada di tiga wilayah, yakni Adonara, Flotim dan Lembata.
Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) NTT Umbu Wulang Tanaamahu Paranggi mengatakan, ketiga wilayah itu paling parah terkena banjir bandang dan longsor berdasarkan jumlah korban jiwanya.
"Sementara daerah Adonara, Flotim dan Lembata yang terparah dari segi korban jiwa. Sedangkan untuk luasan dampak itu Malaka dan Sumba Timur, karena meliputi banyak kecamatan," katanya, kepada Sindonews, Senin (5/4/2021).
Dilanjutkan dia, penyebab parahnya ketiga kawasan itu dikarenakan tingkat kepadatannya yang melebihi wilayah lain di NTT. Ditambah, terjadinya kerusakan lingkungan yang ada di wilayah hulu.
Dari jumlah korban jiwa, paling tinggi berada di tiga wilayah, yakni Adonara, Flotim dan Lembata.
Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) NTT Umbu Wulang Tanaamahu Paranggi mengatakan, ketiga wilayah itu paling parah terkena banjir bandang dan longsor berdasarkan jumlah korban jiwanya.
"Sementara daerah Adonara, Flotim dan Lembata yang terparah dari segi korban jiwa. Sedangkan untuk luasan dampak itu Malaka dan Sumba Timur, karena meliputi banyak kecamatan," katanya, kepada Sindonews, Senin (5/4/2021).
Dilanjutkan dia, penyebab parahnya ketiga kawasan itu dikarenakan tingkat kepadatannya yang melebihi wilayah lain di NTT. Ditambah, terjadinya kerusakan lingkungan yang ada di wilayah hulu.
Lihat Juga :