Gelar Jumat Agung, 250 Petugas Gabungan Awasi Gereja di Depok
Jum'at, 02 April 2021 - 13:55 WIB
loading...
TNI-Polri amankan gereja di Depok saat Jumat Agung. Foto: R Ratna Purnama/SINDOnews
A
A
A
DEPOK - Petugas gabungan TNI-Polri melakukan pemantauan di sejumlah gereja Depok saat pelaksanaan ibadah Jumat Agung. Dalam pemantauan, ibadah misa berjalan lancar. Pengurus gereja pun merasa lebih nyaman menggelar ibadah karena ada pengawasan petugas.
Penjagaan di seluruh gereja yang menggelar ibadah diperketat. Hal itu untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. Setidaknya ada 250 petugas gabungan yang berjaga di tempat ibadah.
“Ada 250 petugas yang disiagakan untuk pemantauan jalannya ibadah,” kata Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Imran Edwin Siregar didampingi Dandim 0508/Depok Kolonel Agus Isrok Mikraj, Jumat (2/4/2021).
Dikatakan dia, pengamanan tidak hanya dilakukan sejak terjadinya aksi teror, namun wajib dilaksanakan setiap saat.Terlebih saat ini masuk dalam status siaga I.
“Setiap kegiatan ibadah pasti kita adakan pengamanan, hanya saja sekarang lebih diintensifkan, personelnya kami tambah,” ucapnya. Baca juga: Perayaan Jumat Agung dan Paskah, Jabodetabek Hari Ini Diprediksi Diguyur Hujan
Sementara itu, Pendeta Gereja Toraja Depok, Kartini Pakonglean mengatakan, pihaknya sangat bersyukur atas pengamanan yang diberikan. Sehingga, dia dan jemaat bisa melaksanakan ibadah dengan tenang dan merasa aman.
“Kami sangat bersyukur sejak pandemi kami sering dipantau, dijaga, jadi kami merasa nyaman dan aman. Dan itu bagi kami sessuatu yang sangat luar biasa,” katanya.
Penjagaan di seluruh gereja yang menggelar ibadah diperketat. Hal itu untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. Setidaknya ada 250 petugas gabungan yang berjaga di tempat ibadah.
“Ada 250 petugas yang disiagakan untuk pemantauan jalannya ibadah,” kata Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Imran Edwin Siregar didampingi Dandim 0508/Depok Kolonel Agus Isrok Mikraj, Jumat (2/4/2021).
Dikatakan dia, pengamanan tidak hanya dilakukan sejak terjadinya aksi teror, namun wajib dilaksanakan setiap saat.Terlebih saat ini masuk dalam status siaga I.
“Setiap kegiatan ibadah pasti kita adakan pengamanan, hanya saja sekarang lebih diintensifkan, personelnya kami tambah,” ucapnya. Baca juga: Perayaan Jumat Agung dan Paskah, Jabodetabek Hari Ini Diprediksi Diguyur Hujan
Sementara itu, Pendeta Gereja Toraja Depok, Kartini Pakonglean mengatakan, pihaknya sangat bersyukur atas pengamanan yang diberikan. Sehingga, dia dan jemaat bisa melaksanakan ibadah dengan tenang dan merasa aman.
“Kami sangat bersyukur sejak pandemi kami sering dipantau, dijaga, jadi kami merasa nyaman dan aman. Dan itu bagi kami sessuatu yang sangat luar biasa,” katanya.
Lihat Juga :