Baru 12 Provinsi Siap Alihkan Sistem Penyiaran Analog ke Digital

Selasa, 30 Maret 2021 - 20:35 WIB
loading...
Baru 12 Provinsi Siap...
Webdinar siaran analog ke digital yang digelar kementerian informasi dan komunikasi di Solo. Foto: iNews/Bramantyo
A A A
SOLO - Direktur Penyiaran Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo ( Kominfo ) Geryantika Kurnia menyebut, sejauh ini baru 12 provinsi yang siap melakukan siaran digital dan mengakses siaran televisi swasta.

Ke-12 provinsi tersebut yakni, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Banten, Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara dan Kepulauan Riau.

Baca juga: Menuju Siaran Televisi Digital, Kominfo Siapkan Infrastruktur di 22 Provinsi

Gery menjelaskan, selain 12 provinsi yang secara insfratruktur telah siap, ada 22 provinsi yang belum memiliki frekuensi mux dan diharapkan dapat didukung oleh swasta.

Pihaknya pun menargetkan, sekitar Juni atau Juli 2021 semua infrastruktur digital telah siap di 34 provinsi, sehingga target ASO nasional pada 2020 dapat terpenuhi. Sementara untuk lembaga penyiaran di Indonesia yang sepenuhnya telah siap adalah lembaga penyiaran milik pemerintah yaitu TVRI.

“Progres infrastruktur MUX TVRI di 12 provinsi sudah siap menampung TV analog eksisting yang akan simulcast atau langsung siaran digital,"papar Geryantika Kurnia usai webdinar Migrasi sistem penyiaran analog ke digital di Hotel Novotel, Solo, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Selamat! Jabodetabek Sukses, Hari Ini 4 TV MNCN Lanjut Siaran Digital di DIY

"Tadi kan jumlahnya 728, kalau mux TVRI itu hanya bisa kalau 50% Mux-nya dipakai TVRI yang 4 program siaran sisanya tinggal 7 atau 8. Kan nggak cukup. Harus nunggu seleksi Mux ini.Rencananya seleksi ini diumumkan pada awal Mei 2021. Jadi awal bulan mei sudah ada pemenang mux di 22 propinsi. Jika sudah ya otomatis sudah siap di seluruh Indonesia,termasuk dukungan swasta juga,"imbuhnya.

Simulcast ungkap Geryantika, ialah penyiaran program atau acara di lebih dari satu layanan di media, pada waktu yang bersamaan.

“Migrasi dari analog ke digital ini bukan sekedar pindah.Ada kanal-kanal yang masih digunakan oleh TV analog. Kalau TV analog pindah, baru kanalnya bisa digital. Itu sisanya di 2 November 2022. Harapan pemerintah pada 17 Agustus 2022 semuanya sudah siaran digital,” ungkapnya.

Geryantika menambahkan, pemerintah telah menyiapkan infrastruktur untuk persiapan menuju ASO nasional. Ini didasari dikarenakan saat ini jika dibandingkan negara lain, jumlah TV di Indonesia sangat jauh lebih banyak. Dan kebanyakan TV yang dimiliki masyarakat masih menggunakan analog belum ke digital.

Baca juga: Diguyur Hujan Lebat, Kobaran Api di Kilang Minyak Pertamina Balongan Masih Menyala Hebat

“TV analog ini sekitar 40 juta lebih.Jadi perlu kesiapan set top box di pasaran. Harganya set box bervariasi Rp150.000-Rp 300.000. Tapi saat ini dengan kapasitas produksi belum ditingkatkan. Kalau sudah ditingkatkan produksinya, mungkin harganya akan turun,"terangnya.

Sedangkan untuk televisi swasta, TV yang siap mengudara ke sistem Digital baru tiga televisi. MNC Grup secara bertahap siap meninggalkan sistem analog ke sistem digital.

“MNC baru di Yogya, Jabotabek sama Batam yang telah siap beralih ke sistem digital. Selanjutnya menyusul kota-kota besar lainnya mengikuti tiga televisi swasta yang siap mengudara di 12 provinsi,” pungkasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Kabar Baik, RS Kardiologi...
Kabar Baik, RS Kardiologi Emirates Indonesia Solo Kini Layani Pasien BPJS Kesehatan
Cek Kesehatan Gratis...
Cek Kesehatan Gratis di Solo, Kolesterol dan Tekanan Darah Banyak Ditemukan
Komisioner KPI Tegaskan...
Komisioner KPI Tegaskan Media Penyiaran Wujudkan Keadilan Bagi Perempuan
Momen Halalbihalal di...
Momen Halalbihalal di Keraton Solo, 2 Kubu Gelar Acara di Lokasi Berbeda
Stafsus Wapres Bertemu...
Stafsus Wapres Bertemu dengan Jokowi di Solo, Bahas Apa?
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Jelang Muktamar, Kiai...
Jelang Muktamar, Kiai Muda NU Konsolidasikan Gerakan Moral dari Solo Raya
Adeging Mangkunegaran...
Adeging Mangkunegaran 2026 Dorong Ekonomi Solo, Multiplier Effect Capai Rp87,9 Miliar
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
Putin Tantang AS Kerahkan...
Putin Tantang AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih THAAD ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved