Diduga Bukan Korban Corona, 190 Jompo Ditemukan Meninggal

Sabtu, 18 April 2020 - 17:36 WIB
loading...
Diduga Bukan Korban...
Panti Jompo Pio Albergo Trivulzio, di Milan, Italia, tempat 190 orang ditemukan meninggal di tengah pandemi COVID-19. Foto/PA
A A A
MILAN - Ada peristiwa misterius di tengah pandemi virus corona baru (COVID-19) di Italia. Sebanyak 190 orang lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal di panti jompo Pio Albergo Trivulzio di Milan.

Soal penyebab kematian mereka memang masih diselidiki otorita setempat. Bisa jadi memang berhubungan dengan virus corona. Namun, media massa Negeri Pizza tersebut telah memberi stempel temuan tersebut sebagai pembantaian.

Polisi Italia telah melakukan investigasi atas ratusan jenazah yang ditemukan sejak pekan lalu itu. Polisi menyita dokumen-dokumen yang terkait dengan Pio Albergo Trivulzio, yang merupakan rumah bagi sekitar 1.000 orang, untuk mengetahui apakah kelalaian staf berkontribusi terhadap kematian 190 orang.

Temuan kematian sebanyak itu telah memicu protes nasional di Italia. Surat kabar La Republica telah menerbitkan foto-foto sembilan jenazah di panti jompo pada halaman depannya, serta gambar-gambar kapel yang penuh dengan peti mati.

Manajer panti jompo sedang diselidiki di tengah tuduhan bahwa tidak ada tindakan pencegahan keselamatan yang diambil. Ada dugaan bahwa staf tidak diizinkan untuk memakai masker—setidaknya selama tahap awal wabah COVID-19—dengan alasan membuat penghuni panti khawatir.

Rossella Delcuratolo dari serikat buruh Cisl mengatakan bahwa 200 anggota staf terinfeksi. Pada 17 Maret, pasien-pasien yang dirawat karena penyakit lain dipindahkan ke panti jompo tersebut dari sebuah rumah sakit di Milan untuk menyisakan tempat tidur rumah sakit yang dibutuhkan pasien COVID-19. Diperkirakan virus corona baru menyebar di panti jompo setelah kedatangan mereka.

"Situasi di panti benar-benar di luar kendali," kata Alessandro Azzoni, putra dari salah seorang penghuni panti bernama Marisa, 76, kepada The Guardian.

Kami telah kewalahan oleh pesan-pesan dari orang yang kehilangan seseorang atau orang tua. Kami sangat ketakutan," ujarnya, yang dikutip Sabtu (18/4/2020).

Jumat lalu, Silvio Brusaferro, kepala Higher Health Institute, mengatakan bahwa 1.822 orang di panti jompo telah meninggal di wilayah Lombardy. Namun, tidak jelas berapa banyak yang benar-benar meninggal karena COVID-19 mengingat banyak yang tidak pernah dites.

Alessandro adalah salah satu kerabat yang meluncurkan gugatan class action terhadap pengelola panti jompo.

La Pepubblica melaporkan bahwa persediaan peralatan pelindung diambil telah dari Trivulzio dan diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkannya.

Pihak panti jompo membantah melakukan kesalahan, dan mengklaim tidak ada alat tes COVID-19 yang cukup untuk sekitar 1.000 penghuni.

"Aturan mengenai masker diikuti," kata juru bicara Pio Albergo Trivulzio kepada CNN, sebelum mengklaim bahwa kematian itu sejalan dengan periode yang sama tahun lalu.

Attilio Fontana, gubernur Lombardy, telah membuka komisi penyelidikan atas kematian di panti jompo di Milan.

Italia saat ini memiliki 172.434 kasus COVID-19 dengan 22.745 kematian. Sebanyak 42.727 pasien berhasil disembuhkan.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WNA Italia Dijambret...
WNA Italia Dijambret di Bundaran HI, Pelaku Bermotor Merah Diburu Polisi
Lansia di PSTW Budi...
Lansia di PSTW Budi Mulia 4 Bersyukur Terima Bantuan MNC Peduli
Kebakaran Landa Gedung...
Kebakaran Landa Gedung Kedubes Italia, 84 Personel Damkar Diterjunkan
Panti Werdha di Manado...
Panti Werdha di Manado Terbakar, 16 Lansia Meninggal Dunia
Senyum Semringah Lansia...
Senyum Semringah Lansia Wisma Sahabat Baru Saat Terima Kunjungan MVN dan MNC Peduli
MNC Vision Networks...
MNC Vision Networks dan MNC Peduli Berbagi Kebahagiaan di Rumah Jompo Wisma Harapan Baru
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Italia Serukan Sanksi...
Italia Serukan Sanksi Uni Eropa untuk Menteri Israel Ben-Gvir
Rekomendasi
Asprov PSSI Banyak Dipimpin...
Asprov PSSI Banyak Dipimpin Plt Ketua, Tata Kelola Federasi Dipertanyakan
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Berita Terkini
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Infografis
Mengenal Stroke, Penyebab...
Mengenal Stroke, Penyebab Suami Najwa Shihab Meninggal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved