Jalan Ekstrem, Tanjakan Kemawi Semarang Sering Terjadi Kecelakaan

loading...
Jalan Ekstrem, Tanjakan Kemawi Semarang Sering Terjadi Kecelakaan
Sejumlah warga saat memasang baner bertuliskan peringatan mengenai kondisi jalan di titik rawan kecelakaan jalur alternartif Semarang Kendal tepatnya di daerah Kemawi, Sumowono. Foto/IST
SEMARANG - Jalur alternatif Semarang - Kendal, tepatnya mulai daerah Desa Kemawi, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang hingga wilayah Kecamatan Limbangan, Kendal rawan kecelakaan lalulintas. Kondisi sepanjang ekstrem, banyak turunan, tanjakan dan tikungan tajam.

Selain itu, juga minim rambu-rambu lalu lintas dan lampu penerangan jalan. Terlebih di jalan tengkorak yang berada di daerah Kenawi, Sumowono, Kabupaten Semarang. Jalannya sangat ekstrem. Disamping tikungan tajam dan jalan menurun yang sangat curam, disisi kiri dan kanan jalan terdapat tebing dan jurang yang rawan longsor.

Di jalan tersebut sering terjadi kecelakan lalu lintas. Beberapa hari lalu ada truk yang tidak kuat menanjak dan akhirnya terjun ke jurang. Karena itu, pengendara kendaraan bermotor harus ekstra hati-hati saat melintas di jalur alternatif itu.

Pantauan MNC Portal Indonesia, Sabtu (27/3/ 2021), selain banyak terdapat tikungan, turuan dan tanjakan, medan jalan disepanjang jalur tersebut bergelombang. Kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan. Terlebih pada malam hari karena kondisi medan jalan gelap sehingga pandangan mata terbatas.

Minimnya rambu-rambu lalulintas di jalur alternatif Semarang – Kendal ini, dikeluhkan sejumlah pengendara keendaraan bermotor. Seperti yang dikemukakan Eko (42) warga Desa Gondang, Kecamatan Limbangan, Kendal.



"Di turunan Mawi (Kemawi), rawan kecelakan. Di situ sering terjadi kecelakan akibat tidak kuat menanjak dan lainnya. Bahayanya lagi, di tepi jalan yang bawahnya jurang tidak ada besi pengaman. Sehingga jika ada kendaraan yang tidak kuat menanjak atau rem blong bisa masuk jurang," katanya, Sabtu (27/6/2021).

Dia berharap, instansi terkait segera memasang rambu-rambu lalu lintas di jalan yang bergelombang dan besi pengaman di daerah rawan kecelakaan seperti di tanjak dan tikungan di daerah Kemawi.

"Tikungan dan tanjakan di daerah Kewawi rawan kecelakaan. Anehnya, tidak ada rambu-rambu lalu lintas. Kemudian warga berinisiatif memasang tulisan peringatan untuk pengguna jalan,” ucapnya
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top