Belum Ditemukan, Pencarian Korban Jatuh ke Sungai di Gianyar Dilanjutkan
Senin, 22 Maret 2021 - 13:30 WIB
loading...
Tim SAR gabungan mencari korban jatuh di Tukad Petanu, Ubud, Gianyar, Bali. Foto iNews/Nyoman Astana
A
A
A
GIANYAR - Korban yang jatuh bersama keluarganya di jembatan Laplapan ke aliran sungai Tukad Petanu di Ubud, Gianyar belum ditemukan. Karena itu pencarian korban yang diketahui bernama Ni Komang Ayu Ardanimasih itu masih berlanjut.
Hari, Senin (22/3/2021) memasuki hari kelima, pencarian tim gabungan masih terus menyusuri aliran sungai untuk menemukan korban. Pencarian sempat dihentikan karena hujan deras. Baca juga: Dampak Perubahan Iklim, Aliran Sungai Bisa Berubah dan Mulai Mengering
"Dari kejadian mulai tanggal 19 berarti kita sudah lakukan pencarian empat hari namun korban belum ditemukan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba, Minggu (21/3/2021).
Dia mengatakan, pencarian melibatkan banyak pihak. Selain BPBD Gianyar juga Polairud, Basarnas, Tagana hingga masyarakat setempat. Keluarga korban pun telah menempuh jalur Niskala, yaitu ritual untuk mempercepat penemuan korban. Baca juga: Kunker ke Bali, Jokowi Mampir ke Toko Kerajinan di Ubud
Korban bersama anak dan ibu mertuanya jatuh dari jembatan pada Kamis (18/3/2021) malam setelah motor yang dikendarainya lepas kendali. Anak korban yang berusia 10 tahun selamat, sedangkan ibu mertuanya tewas di tempat.
Hari, Senin (22/3/2021) memasuki hari kelima, pencarian tim gabungan masih terus menyusuri aliran sungai untuk menemukan korban. Pencarian sempat dihentikan karena hujan deras. Baca juga: Dampak Perubahan Iklim, Aliran Sungai Bisa Berubah dan Mulai Mengering
"Dari kejadian mulai tanggal 19 berarti kita sudah lakukan pencarian empat hari namun korban belum ditemukan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba, Minggu (21/3/2021).
Dia mengatakan, pencarian melibatkan banyak pihak. Selain BPBD Gianyar juga Polairud, Basarnas, Tagana hingga masyarakat setempat. Keluarga korban pun telah menempuh jalur Niskala, yaitu ritual untuk mempercepat penemuan korban. Baca juga: Kunker ke Bali, Jokowi Mampir ke Toko Kerajinan di Ubud
Korban bersama anak dan ibu mertuanya jatuh dari jembatan pada Kamis (18/3/2021) malam setelah motor yang dikendarainya lepas kendali. Anak korban yang berusia 10 tahun selamat, sedangkan ibu mertuanya tewas di tempat.
(don)
Lihat Juga :