Lansia di Kabupaten Bekasi Mulai Divaksin, Dinkes Targetkan 120.000 Lansia
Kamis, 18 Maret 2021 - 17:35 WIB
loading...
Para lansia di Kabupaten Bekasi mulai mendapatkan vaksin covid-19.Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A
A
A
BEKASI - Pemkab Bekasi mulai melaksanakan vaksinasi bagi kalangan lanjut usia ( lansia ). Pada tahap pertama, vaksinasi secara khusus itu diberikan pada 400 lansia di Central Park, Meikarta, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (18/3/2021).
Vaksinasi ini dilakukan terhadap lansia yang sebelumnya telah terdaftar sebagai penerima vaksin.”Ini menjadi implementasi dari yang diprioritaskan oleh Kementerian Kesehatan yakni kepada lansia. Pelaksanaan kami lakukan tahap pertama untuk 400 orang lansia,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarty.
Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi, lanjut Sri, jumlah lansia sebenarnya mencapai 120.000 orang. Namun, karena ketersediaan vaksin terbatas sehingga vaksinasi dibuat bertahap. Menurut dia, saat ini pihaknya masih menyelesaikan vaksinasi bagi pelayan publik, aparatur sipil negara, hingga aparat penegak hukum.
Sebelumnya, vaksinasi dilakukan terhadap 15.000 tenaga kesehatan.”Ini keseluruhan, tenaga kesehatan sebanyak 15.000. Dan selebihnya yang tergabung sebagai pelayan publik. Kalau pelayanan publik dari data kita ada sekitar 80.000, dan semuanya kita target wajib mendapatkan vaksinasi ini,” ujarnya. Baca: Di Hadapan C40 Cities-WHO, Anies Paparkan Strategi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Jakarta
Sementara itu, vaksinasi bagi lansia ini digelar atas kerja sama Pemkab Bekasi, Rumah Sakit Siloam dan Meikarta. Direktur RS Siloam Lippo Cikarang Albert Limanto, menyatakan vaksinasi diberikan bagi lansia yang memiliki KTP Kabupaten Bekasi. Pendaftarannya pun secara digital, dimana setiap peserta vaksinasi harus mendaftar melalui aplikasi RS Siloam.
Vaksinasi ini dilakukan terhadap lansia yang sebelumnya telah terdaftar sebagai penerima vaksin.”Ini menjadi implementasi dari yang diprioritaskan oleh Kementerian Kesehatan yakni kepada lansia. Pelaksanaan kami lakukan tahap pertama untuk 400 orang lansia,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarty.
Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi, lanjut Sri, jumlah lansia sebenarnya mencapai 120.000 orang. Namun, karena ketersediaan vaksin terbatas sehingga vaksinasi dibuat bertahap. Menurut dia, saat ini pihaknya masih menyelesaikan vaksinasi bagi pelayan publik, aparatur sipil negara, hingga aparat penegak hukum.
Sebelumnya, vaksinasi dilakukan terhadap 15.000 tenaga kesehatan.”Ini keseluruhan, tenaga kesehatan sebanyak 15.000. Dan selebihnya yang tergabung sebagai pelayan publik. Kalau pelayanan publik dari data kita ada sekitar 80.000, dan semuanya kita target wajib mendapatkan vaksinasi ini,” ujarnya. Baca: Di Hadapan C40 Cities-WHO, Anies Paparkan Strategi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Jakarta
Sementara itu, vaksinasi bagi lansia ini digelar atas kerja sama Pemkab Bekasi, Rumah Sakit Siloam dan Meikarta. Direktur RS Siloam Lippo Cikarang Albert Limanto, menyatakan vaksinasi diberikan bagi lansia yang memiliki KTP Kabupaten Bekasi. Pendaftarannya pun secara digital, dimana setiap peserta vaksinasi harus mendaftar melalui aplikasi RS Siloam.
Lihat Juga :