Wali Kota Bekasi: Vaksin Covid-19 di Kota Bekasi Belum Kedaluwarsa

Rabu, 17 Maret 2021 - 06:30 WIB
loading...
Wali Kota Bekasi: Vaksin...
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi saat mendapatkan vaksin covid-19 beberapa waktu lalu.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
BEKASI - Pemkot Bekasi memastikan vaksin Covid-19 merek Sinovac yang ada di wilayahnya belum kedaluwarsa. Kepastian itu ditegaskan pemerintah setempat setelah adanya polemik persoalan vaksin Sinovac yang berasal dari China tersebut akan segera kedaluwarsa pada 25 Maret 2021 mendatang di Indonesia.

”Kalau vaksinnya tidak akan kedaluwarsa di sini, sebab yang dikatakan kedaluwarsa itu apabila vaksin berlebih yang didapatkan, kita tidak pakai itu baru kedaluwarsa,” ungkap Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Selasa (16/3/2021). Menurut dia, tidak benar vaksin tersebut akan memasuki masa kedaluwarsa pada 25 Maret 2021 mendatang.

Namun, Rahmat mengecualikan jika vaksin itu akan mengalami proses kedaluwarsa, apabila mendapatkan jatah vaksin. Tapi vaksin tidak terpakai. Kota Bekasi mendapatkan jatah vaksin Covid-19 baik dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi, vaksin tersebut tidak akan mengalami kedaluwarsa, karna jatah vaksin Covid-19 yang diterima Pemkot Bekasi juga terbatas.

”Kita kan belum kedaluwarsa begitu dapat seberapa kita dapat jatahnya, kalau kita kan enggak pernah kedaluwarsa di sini, karena kebutuhan kita mungkin baru 0,00 berapa persen yang tercukupi, kecuali periodenya mungkin karena dipesan 3-4 bulan yang lalu, kalau tidak dipakai ya kadaluwarsa,” jelasnya. Baca: UI Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Seluruh Dosen

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Kesehatan memberikan tanggapan terkait pro-kontra yang saat ini sedang ramai dibicarakan masyarakat mengenai vaksin Sinovac yang memasuki masa kedaluwarsa pada 25 Maret 2021. Juru Bicara Kementerian khusus Vaksinasi, Nadia Tarmizi, menjelaskan mengenai informasi kedaluwarsa vaksin Sinovac yang beredar perlu diperhatikan.

Karna masa vaksin yang akan mendekati proses kedaluwarsa adalah vaksin CoronaVac. Serta untuk jenis vaksin tersebut kini sudah habis digunakan, walaupun sama-sama diproduksi oleh Sinovac. Mengenai vaksin Sinovac, vaksin yang akan kedaluwarsa ini adalah vaksin Coronavac yang berbentuk botol kecil atau vial yang berisi satu dosis.

Nadia menjelaskan, terlebih vaksin Coronavac merupakan vaksin periode pertama yang dikirimkan pada awal dan akhir pada Desember tahun 2020 silam. Dengan total vaksin sebanyak tiga juta dosis. Sedangkan, kata dia vaksin tersebut, tentunya juga berbeda seperti vaksin yang kini tengah diberikan kepada para tenaga publik dan kelompok lanjut usia.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadwal, Jalur, dan Syarat...
Jadwal, Jalur, dan Syarat SPMB Kota Bekasi 2026 Jenjang SD dan SMP
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
Penjabat Wali Kota Bekasi...
Penjabat Wali Kota Bekasi Apresiasi Kick off AI Talent Management di RSUD
Rekomendasi
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Berita Terkini
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved