Tegal Jadi Kota Pertama di Jateng Terapkan PSBB
Sabtu, 18 April 2020 - 13:12 WIB
loading...
FOTO/SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
SEMARANG - Kota Tegal akhirnya resmi mengantongi surat Pembatasan Sosial Berskala Besar atau (PSBB) yang diteken Menteri Kesehatan. Daerah ini menjadi kota pertama di Jawa Tengah yang menerapkan PSBB untuk menekan persebaran COVID-19.
Surat Keputusan Kementerian Kesehatan terkait penetapan PSBB untuk Kota Tegal itu bernomor HK.0 1.07lMENKES/2s8l2020 tentang Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Kota Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Dalam surat itu disebut, terjadi lonjakan kasus yang cukup signifikan di Kota Tegal yang disertai transmisi lokal.
"Saya mendapatkan konfirmasi surat dari Kemenkes yang mengizinkan Kota Tegal untuk PSBB. Sudah dapat saya," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Jumat (17/4/2020).
Dia pun langsung menginstruksikan Pemkot Tegal segera memberi laporan kesiapan logistik, transportasi, sosial ekonomi, termasuk skenario keamanan. Selain itu, gubernur berambut putih itu minta rencana aksi penanganan COVID-19 yang disiapkan.
"Tolong saya berikan laporan persiapan-persiapannya untuk logistik, transportasi, sosial ekonomi sampai keamanannya. Kalau itu sudah disampaikan mudah-mudahan semua bisa belajar dari sana," ungkapnya.
Surat Keputusan Kementerian Kesehatan terkait penetapan PSBB untuk Kota Tegal itu bernomor HK.0 1.07lMENKES/2s8l2020 tentang Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Kota Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Dalam surat itu disebut, terjadi lonjakan kasus yang cukup signifikan di Kota Tegal yang disertai transmisi lokal.
"Saya mendapatkan konfirmasi surat dari Kemenkes yang mengizinkan Kota Tegal untuk PSBB. Sudah dapat saya," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Jumat (17/4/2020).
Dia pun langsung menginstruksikan Pemkot Tegal segera memberi laporan kesiapan logistik, transportasi, sosial ekonomi, termasuk skenario keamanan. Selain itu, gubernur berambut putih itu minta rencana aksi penanganan COVID-19 yang disiapkan.
"Tolong saya berikan laporan persiapan-persiapannya untuk logistik, transportasi, sosial ekonomi sampai keamanannya. Kalau itu sudah disampaikan mudah-mudahan semua bisa belajar dari sana," ungkapnya.
Lihat Juga :