Dipanggil BKPPD, Lurah Pekayon Bantah Raba 'Bemper' Wanita Penjaga Warung

Jum'at, 05 Maret 2021 - 14:28 WIB
loading...
Dipanggil BKPPD, Lurah...
Luran Pekayon Jaya, Rahmat Jamhari (RJ) membantah melakukan dugaan tindak pelecehan seksual terhadap pedagang warung wanita berinisial ER (24).Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
BEKASI - Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Bekasi memanggil Luran Pekayon Jaya, Rahmat Jamhari (RJ) untuk diminta klarifikasinya. Pemanggilan RJ adalah buntut dari kasus dugaan tindak pelecehan seksual terhadap pedagang warung wanita berinisial ER (24).

Kepala Bagian Humas Pemkot Bekasi Sayekti Rubiah melalui keterangan tertulisnya mengatakan, RJ membantah soal kabar miring yang menimpa dirinya.”Keterangan yang disampaikan oleh yang bersangkutan, sesuai dengan Berita Acara Permintaan Keterangan tanggal 4 Maret 2021 pemberitaan yang beredar tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya,” kata Sayekti pada Jumat (5/3/2021).

Saat ini, kata dia, RJ telah mendapatkan pembinaan oleh BKPPD Kota Bekasi. Pembinaan itu berdasarkan Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 16 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Perilaku Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kota Bekasi dan RJ berjanji akan menjaga kehormatan diri, perilaku sebagai pegawai, dan nama baik pemerintah.

Sebelumnya diberitakan Lurah Pekayon Jaya di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi dilaporkan kepada petugas kepolisian lantaran diduga melakukan tindakan asusila terhadap pedagang warung dekat kantornya. Saat ini, kasus amoralis yang dilakukan oleh Rahmat Jamhari tersebut dalam penyelidikan kepolisian. Baca: Robby Abbas Mucikari Artis Tertangkap di Hotel, Urinenya Positif Sabu

Kepala Sub Bagian Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing membenarkan kasus dugaan pelecehan tersebut. Menurut dia, kasus ini dilaporkan oleh korban dengan kepolisian bernomor LP/2785/K/XII/2020/SPKT/Restro Bekasi Kota disampaikan kronologis peristiwa yang terjadi pada 8 Desember 2020.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
341 Predator Anak Ditangkap...
341 Predator Anak Ditangkap di California
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan ITSafe, Peta Digital Area Rawan Pelecehan dan Catcalling
Rekomendasi
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Berita Terkini
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Infografis
Anoa 6x6 Amfibi, Penjaga...
Anoa 6x6 Amfibi, Penjaga Darat dan Air Buatan Anak Bangsa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved